Laporkan Masalah

Aktivitas pekerja wanita berstatus kawin pada sektor non pertanian di desa Karangsinom Tirtomulyo kabupaten Karawang Jawa Barat

Rina Marliana, Drs. Alip Sontosudarmo, M.S.

1999 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Adanya modernisasi dalam berbagai aspek kehidupan manusia telah membawa perubahan yang sangat mengubah peran serta kehidupan wanita dalam masyarakat. Teknologi pertanian yang maju dengan efisiensi modal dan waktu membuat banyak tenaga kerja pertanian diganti dengan mesin. Kondisi tersebut diperburuk dengan semakin menyusutnya lahan pertanian di Pedesaan Pulau Jawa yang mengakibatkan semakin sempitnya juga kesempatan kerja pada sektor pertanian. Wanita yang bekerja pada sektor non pertanian jumlahnya terus meningkat dari tahun ke tahun. Pendidikan upah yang rendah, dan tidak adanya pekerjaan pada sektor perianian telah mendorong wanita Desa bekerja pada sektor non pertanian. Dilihat dari ketersediaan waktu dan peran ganda seorang wanita yang telah berstatus kawin tentunya wanita berstatus kawin mempunyai ketersediaan waktu yang lebih sempit dibandingkan pekerja wanita yang tidak berkeluarga. Penelitian tentang pekerja wanita berstatus kawin yang bekerja pada sektor non pertanian di Desa Karang Sinom ini menggunakan metode penelitian survai yang bertujuan untuk mengetahui karakteritik pekerja wanita, mengapa bekerja, bekerja apa, bagaimana melakukan pekerjaan, di mana pekerjaan tersebut dilakukan dan untuk apa hasil pekerjaan pekerja wanita tersebut. Pekerja wanita berstatus kawin yang bekerja pada sektor non pertanian di Desa Karang Sinom sebagian besar berasal dari kelompok umur 25-34 tahun dengan berpendidikan SD. Jenis pekerjaan sebagai buruh pabrik mendominasi jenis pekerjaan pekerja wanita berstatus kawin pada sektor non pertanian di Desa Karang Sinom. Dengan kondisi tersebut terdapat pekerja wanita berstatus kawin yang bekerja pada sektor non pertanian di Desa Karang Sinom mayoritas berpendapatan antara Rp.200.000 349.000 setiap bulannya dengan jam kerja yang hampir seragam yaitu antara 40-59 jam dalam seminggu. Pemanfaatan jam kerja pekerja wanita pada sektor non pertanian di Desa Karang Sinom tidak terpengaruh oleh penghasilan suami, jumlah tanggungan rumah tangga. dan usia anak terakhir. Pemanfaatan pendapatan yang diperoleh oleh pekerja wanita sebagian besar dimanfaatkan untuk kebutuhan ekonomi rumah tangga. Sekitar 57,2 persen pekerja wanita tersebut menyumbangkan pendapatannya antara 75 - 100 persen pendapatan mereka. Dalam hal ini jelas terlihat bahwa motivasi ekonomi merupakan faktor pendorong utama mereka bekerja pada sektor non pertanian.

-

Kata Kunci : pekerja wanita,Sektor Non Pertanian,Tirtamulya,Karangsinom,Karawang,Jawa Barat

  1. S1-1999-94353-Rina_Marliana-abstract.pdf  
  2. S1-1999-94353-Rina_Marliana-bibliography.pdf  
  3. S1-1999-94353-Rina_Marliana-tableofcontent.pdf  
  4. S1-1999-94353-Rina_Marliana-title.pdf