Determinan Kepatuhan Pajak Sukarela pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Industri Batik di Kota dan Kabupaten Pekalongan
MOHAMMAD ZAENUL FARIS, Rijadh Djatu Winardi, S.E., M.Sc., Ph.D., CFE
2024 | Skripsi | AKUNTANSI
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis determinan dari perilaku kepatuhan pajak sukarela pada usaha mikro, kecil, dan menengah yang bergerak dalam indsutri batik di Kota dan Kabupaten Pekalongan. Determinan yang diteliti dalam penelitian ini yaitu pengtahuan perpajakan, persepsi terhadap pengeluaran pemerintah, dan kepercayaan terhadap pemerintah. Penelitian ini menggunakan persepsi keadilan sebagai variabel mediasi. Sampel dalam penelitian ini dipilih dengan menggunakan metode non-probability sampling yaitu convenient sampling dan snowball sampling. Data yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dengan menyerbarkan kuesioner kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah yang bergerak di industri batik dan berlokasi di Kota Pekalongan maupun Kabupaten Pekalongan. Hasil jawaban kuesioner kemudian diolah dengan metode analisis data Structural Equation Model-Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara pengetahuan perpajakan dengan perilaku kepatuhan pajak sukarela, (2) persepsi terhadap pengeluaran pemerintah tidak berhubungan dengan perilaku kepatuhan pajak sukarela, (3) terdapat hubungan positif yang signifikan antara kepercayaan terhadap pemerintah dengan perilaku kepatuhan pajak sukarela, (4) persepsi keadilan hanya menjadi mediasi secara parsial pada hubungan antara pengetahuan perpajakan dengan perilaku kepatuhan pajak sukarela.
This study was conducted with the aim of analyzing the determinants of voluntary tax compliance behavior in micro, small and medium enterprises engaged in the batik industry in Pekalongan City and Regency. The determinants studied in this study are taxation knowledge, perceptions of government spending, and trust in government. This study uses the perception of justice as a mediating variable. The sample in this study was selected using non-probability sampling method, namely convenient sampling and snowball sampling. The data used in this study were obtained by distributing questionnaires to micro, small and medium enterprises engaged in the batik industry and located in Pekalongan City and Pekalongan Regency. The results of the questionnaire answers were then processed using the Structural Equation Model-Partial Least Square (SEM-PLS) data analysis method. The results of this study indicate that: (1) there is a positive and significant relationship between tax knowledge and voluntary tax compliance behavior, (2) perception of government spending is not related to voluntary tax compliance behavior, (3) there is a significant positive relationship between trust in government and voluntary tax compliance behavior, (4) perceived fairness only partially mediates the relationship between tax knowledge and voluntary tax compliance behavior.
Kata Kunci : Kepatuhan Pajak Sukarela, Pengetahuan Perpajakan, Persepsi Pengeluaran Pemerintah, Kepercayaan Terhadap Pemerintah, Persepsi Keadilan, SEM-PLS