Pengaruh Sari Dendrophthoe pentandra MIQ Terhadap Aktivitas Fosfatase Alkali dan Kadar Protein Total Serum Tikus Putih Jantan yang Telah Diperlakukan dengan Dimetilaminoazobenzen
Sri Purwanti, Dr. Mulyadi, Apt.; Dra. Sri Mulyani M., SU, Apt.
1990 | Skripsi | S1 FARMASIDendropthoe pentandra Miq. merupakan tumbuhan yang sering digunakan untuk minuman sebagai obat batuk di Indo China. Daun dari tumbuhan ini, jika diramu dapat digunakan sebagai pelindung kulit. Selain itu dapat digunakan untuk tapal terhadap luka-luka kecil dan bisul. Tangkai dan daun dari tumbuhan ini mengandung glikosida quirsetrin, yaitu suatu glikosida heterosiklis dari golongan glikosida C6C3C6 yang mempunyai inti flavonol. Dendropthoe pentandra Miq. diduga bersifat sitotoksik, yaitu sebagai antikanker (Perry, 1980) Maksud dan tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui toksisitas sari Dendropthoe pentandra Miq. pada tikus putih jantan normal; pengaruh sari Dendropthoe pentandra Miq. dan dimetilaminoazobenzen terhadap aktivitas fosfatase alkali serum tikus putih jantan normal; serta pengaruh sari Dendropthoe pentandra Miq. terhadap aktivitas fofatase alkali serum tikus putih jantan yang telah diperlakukan dengan dimetilaminoazobenzen. Penelitian ini dilakukan terhadap empat kelompok tikus putih jantan, usia 2-3 bulan, berat badan 120-230 gram. Kelompok pertama, tikus putih jantan normal; kelompok ke dua tikus putih jantan diperlakukan dengan sari Dendropthoe pentandra Miq,; kelompok ketiga, tikus putih jantan diperlakukan dengan dimetilaminoazobenzen; kelompok keempat, tikus putih jantan yang diperlakukan dengan dimetilaminoazobenzen, kemudian diperlakukan dengan sari Dendropthoe pentandra Miq. Sari Dendropthoe pentandra Miq. yang digunakan adalah sari dalam air. Perlakuan sari Dendropthoe pentandra Miq. dengan kadar 200 % secara oral setiap hari sekali selama 6 hari dengan dosis 17 ml/kg BB. Perlakuan dimetilaminoazobenzen secara subkutan dua hari sekali selama 20 hari de ngan dosis 40 mg/kg BB. Penetapan aktivitas fosfatase al kali serum dengan metode Bessey, Lowry dan Brock. Penetapan kadar protein total dengan metode Lowry. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sari Dendropthoe pentandra Miq. praktis tidak toksik; perlakuan sari Den dropthoe pentandra Miq. tidak berpengaruh pada aktivitas fosfatase alkali, kadar protein total maupun aktivitas spesifik fosfatase alkali serum tikus putih jantan normal; perlakuan dimetilaminoazobenzen menaikkan aktivitas fosfatase alkali sebesar 131,53 %, menaikkan kadar protein total sebesar 52,32 % dan menaikkan aktivitas spesifik fosfatase alkali sebesar 90,06 %; perlakuan sari Dendropthoe pentandra Miq. pada tikus putih jantan yang telah diperlakukan dengan dimetilaminoazobenzen menyebabkan aktivitas fosfatase alkali, kadar protein total dan aktivitas spesifik fosfatase alkali serumnya tidak berbeda dengan normal (p<0,05).
Kata Kunci : Dendrophthoe pentandra, Dimetilaminoazobenzen, Fosfatase alkali, Protein