Laporkan Masalah

Hubungan Antara Perilaku Kesehatan Oral Dengan Status Karies Gigi Pada Anak Usia 10- 12 Tahun (Kajian pada Siswa di Sekolah Dasar Muhammadiyah Sangonan IV, Sleman)

PUTRI RENTI AGESTA, drg. Ivan Arie Wahyudi, M.Kes., Ph.D. ; Christia Aye Waindy Vega., S.Kp.G., M.DSc.

2024 | Skripsi | ILMU KEPERAWATAN GIGI

Kesehatan oral merupakan hal yang penting dan dianggap sebagai hak asasi manusia yang mendasar untuk menjaga kesehatan umum. Kesehatan oral yang baik didefinisikan sebagai status kesehatan oral yang terbebas dari penyakit. Penyakit oral yang paling sering terjadi terutama pada masa anak-anak adalah karies gigi. Penyakit karies gigi dapat dicegah yaitu dengan perilaku memelihara kesehatan oral dengan cara menyikat gigi setiap hari pada waktu yang benar, menggunakan pasta gigi yang mengandung fluor, mengatur pola makan, melakukan pemeriksaan gigi berkala ke dokter gigi, dan pengawasan orang tua. Anak-anak cenderung mengabaikan perilaku kesehatan oralnya. Banyak perilaku buruk pada anak yang dapat menyebabkan karies. Tujuan dari penelitian ini adalah mengkaji hubungan antara perilaku kesehatan oral dengan status karies gigi pada anak usia 10-12 tahun di SD Muhammadiyah Sangonan IV, Sleman, Yogyakarta.

Penelitian dengan desain potong lintang telah dilakukan pada 176 siswa SD Muhammadiyah Sangonan IV, Sleman, Yogyakarta yang berusia 10-12 tahun. Pengambilan data dilakukan dengan teknik purposive sampling. Status karies gigi dikaji menggunakan indeks DMFT melalui pemeriksaan secara langsung pada responden siswa, sementara perilaku kesehatan oral melalui pengisian kuesioner oleh siswa. Analisis data yang digunakan yaitu uji Mann Whitney, Kruskal Wallis, dan Rank Spearman.

Hasil analisis menunjukkan perilaku kesehatan oral tidak memiliki hubungan yang signifikan terhadap status karies gigi pada anak (p=0,202). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu tidak terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku kesehatan oral terhadap status karies gigi pada siswa di SD Muhammadiyah Sangonan IV, Sleman, Yogyakarta.

Oral health is important and considered a fundamental human right to maintain overall health. Good oral health is defined as a condition free from disease. The most common oral disease, particularly among children, is dental caries. Dental caries can be prevented through oral health maintenance behaviors such as proper daily toothbrushing, using fluoride-containing toothpaste, maintaining a proper diet, undergoing dental check-ups, and parental supervision. Children tend to neglect their oral health behaviors, which can lead to caries. The aim of this study is to investigate the relationship between oral health behaviors and dental caries status among children aged 10-12 years at Muhammadiyah Sangonan IV Elementary School, Sleman, Yogyakarta.

A cross-sectional study design was conducted on 176 students aged 10-12 years at Muhammadiyah Sangonan IV Elementary School, Sleman, Yogyakarta. Data were collected using purposive sampling technique. Dental caries status was assessed using the DMFT index through direct examination of student respondents, while oral health behaviors were assessed through questionnaire completion by students. Data analysis included Mann Whitney test, Kruskal Wallis test, and Rank Spearman test.

The analysis results showed that oral health behaviors did not have a significant relationship with dental caries status in children (p=0.202). The conclusion of this study is that there is no significant relationship between oral health behaviors and dental caries status among students at Muhammadiyah Sangonan IV Elementary School, Sleman, Yogyakarta. 

Kata Kunci : Perilaku kesehatan oral, karies, usia 10-12

  1. S1-2024-458939-abstract.pdf  
  2. S1-2024-458939-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-458939-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-458939-title.pdf