Laporkan Masalah

Isolasi dan Identifikasi Flavonoid dari Herba Hedyotis corymbosa (L) Lamk

Maurits Sitepu , DR. C.J. Soegihardjo, Apt.; DR. Soedarsono, Apt,

1991 | Skripsi | S1 FARMASI

Telah flavonoid dilakukan isolasi dan identifikasi senyawa dalam herba Hedyotis Corymbosa (L) Lamk dengan metode kromatografi kertas, kromatografi lapis tipis dan spektrofotometri ultraviolet. Untuk penelitian kandungan kimia, dilakukan penyarian dari serbuk dengan air mendidih selama 30 menit. Sari air yang diperoleh diekstraksi dengan pelarut etanol, etil asetat dan eter, kemudian setiap fraksi diuji dengan menggunakan kromatografi lapis tipis tanpa melalui proses hidrolisa asan. Hasil yang diperoleh pada isolasi senyawa flavonoid tanpa hidrolisa asam kurang memuaskan. Selanjutnya pemeriksaan kandungan flavonoid utama dilakukan dengan meredam dan menggojok serbuk tersebut dalam campuran Metanol air (73). Dari hasil penyarian filtrat diuapkan sampai tertinggal sari airnya. Sari kemudian dihidrolisis dengan asam klorida 2N selama 1 jam. Hasil hidrolisis disari dengan etil asetat. Isolasi flavonoid dilakukan terhadap sari etil asetat dengan menggunakan kromatografi kertas dengan fase gerak asam asetat 45%. Hasil dari pengembangan ini 6 bercak yang dilihat dalam sinar UV 366 nm dengan warna diberi tanda 1, 2, 3, 4, 5 dan 6. Pita 1 dan 2 diisolasi dengan kromatografi lapis tipis untuk menguji lagi kemurniannya. Identifikasi dengan menggunakan spektra resapan ultra violet sari metanol dan pereaksi diagnostik. Sari bercak terjadi nomor 1 dalam metanol yang telah diencerkan diskaning kemudian dibandingkan atau diamati perubahan yang akibat pereaksi geser. Perubahan yang ada penambahan pereaksi geser kurang begitu nyata, akibat hal ini mungkin disebabkan bercak tersebut belum murni. Sedangkan akibat penambahan pereaksi geser pada sari bercak nomor 2 mengakibatkan perubahan panjang gelombang pada pita resapannya. Dari hasil analisa data yang diperoleh dengan kromatografi kertas, kromatografi lapis tipis dan spektrofotometri ultraviolet dengan pereaksi diagnostik, maka dapat disimpulkan bahwa, bercak nomor 1 yang diamati pada spektrofotometri belum murni, sedangkan bercak nomor 2 terdapat suatu falvonoid golongan flavonol dengan hidroksi pada posisi 3, 5, dan 4 gugus

Kata Kunci : Flavonoid, Hedyotis corymbosa, Herba

  1. S1-FAR-1990-MauritsSitepu-abstract.pdf  
  2. S1-FAR-1990-MauritsSitepu-bibliography.pdf  
  3. S1-FAR-1990-MauritsSitepu-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FAR-1990-MauritsSitepu-tittle.pdf