Tingkat Pengetahuan dan Sikap Konsumen Terhadap Obat Sirop Anak Pasca Kasus Gangguan Ginjal Akut Pada Anak di Indonesia
KELVIN DWI FORTUNA, Dr. apt. Nunung Yuniarti, M.Si. ; Prof. Dr. apt. Susi Ari Kristina, S.Farm., M.Kes.
2024 | Skripsi | FARMASI
Pada akhir tahun 2022 terjadi lonjakan kasus Gagal Ginjal Akut Progresif Atipikal (GGAPA) pada anak di Indonesia yang diduga berkaitan dengan adanya cemaran pada sirop anak. Hingga 5 Februari 2023, tercatat kasus GGAPA pada anak di Indonesia mencapai 326 kasus dengan 204 anak di antaranya meninggal dunia. Adanya kasus GGAPA ini mengakibatkan kekhawatiran masyarakat khususnya orang tua sebagai salah satu konsumen utama obat sirop anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan sikap orang tua terhadap penggunaan obat sirop anak setelah adanya kasus GGAPA pada anak di Indonesia.
Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain studi cross-sectional menggunakan instrumen kuesioner yang disebar secara daring melalui googleform. Sampel diambil menggunakan metode convenience sample dengan subjek penelitian adalah orang tua yang memiliki anak dibawah 18 tahun di Indonesia. Kuesioner menggunakan skala guttman untuk mengukur tingkat pengetahuan dan skala likert 4 poin untuk sikap. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sejumlah 199 responden. Hasil kuesioner dianalisis secara deskriptif dan menggunakan uji Chi-Square untuk mengetahui hubungan karakteristik responden,tingkat pengetahuan dan sikap.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua di Indonesia dengan tingkat pengetahuan tinggi sebesar 62,31?n rendah sebesar 37,69%. Sedangkan ibu yang memiliki sikap yang baik sebesar 61,31?n rendah sebesar 38,69%. Terdapat hubungan antara domisili responden (p=0,017), pendidikan terakhir (p=0,030), dan sumber informasi (p=0,001) dengan tingkat pengetahuan terhadap obat sirop anak. Terdapat hubungan antara pendapatan (p=0,031) dengan sikap terhadap obat sirop anak. Terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan dengan sikap orang tua terhadap obat sirop anak di Indonesia dengan nilai p 0,003 (<0>
At the end of 2022, there was a surge in cases of Acute Kidney Injury (AKI) in children in Indonesia, suspected to be related to contamination in children's syrup. Until February 5, 2023, there were 326 cases of AKI in children in Indonesia, with 204 of them resulting in fatalities. The occurrence of AKI cases has raised concerns among the public, especially parents who are primary consumers of children's syrup medication. The purpose of this research is to assess the level of knowledge and attitudes of parents regarding the use of children's syrup medication after cases of AKI in children in Indonesia.
This research is a quantitative study with a cross-sectional study design utilizing a questionnaire distributed online via Google Form. The sample was taken using the convenience sample method with the research subjects being parents of children under 18 years of age that live in Indonesia. The questionnaire uses a Guttman scale to measure the level of knowledge and a 4-point Likert scale for attitudes. The sample used in this research was 199 respondents. The results of the questionnaire will be analyzed descriptively and using the Chi-Square test to determine the relationship between respondent characteristics, level of knowledge and attitude.
The research results show that parents in Indonesia with a high level of knowledge are 62.31% and low are 37.69%. Meanwhile, parents who had a good attitude are 61.31% and 38.69% are low. There is a correlation between the respondent's domicile (p=0.017), highest education (p=0.030), and source of information (p=0.001) with the level of knowledge of children's syrup medicine. There is a correlation between income (p=0.031) and attitudes towards children's syrup medicine. There is a significant correlation between the level of knowledge and parents' attitudes toward children's syrup medicine in Indonesia with a p value of 0.003 (<0>
Kata Kunci : gagal ginjal akut, Indonesia, obat sirop anak, pengetahuan orang tua, sikap orang tua