Laporkan Masalah

Manajemen Informasi dalam Mendukung Pembuatan Kebijakan di Badan Pengawas Obat dan Makanan

Ana Perwitasari, Dr. R. Ahmad Romadhoni Surya Putra, M.Sc. ; Prof. Ir. Achmad Djunaedi, MURP., Ph.D.

2024 | Tesis | S2 Mag.Studi Kebijakan

Transformasi digital membuat organisasi beradaptasi dalam memanfaatkan datanya. Pemanfaatan data berkualitas mampu membantu organisasi dalam membuat kebijakan. Data-data tersebut harus dikelola sehingga dapat mengakomodir kebutuhan data dan informasi berkualitas di organisasi, tidak terkecuali di sektor pemerintahan seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang setiap tahapan pelaksanaan tugas dan fungsinya dapat memproduksi data yang beraneka ragam serta melalui siklus manajemen informasi. Sehingga, diperlukan penelitian yang bertujuan menjelaskan tahapan manajemen informasi berdasarkan siklus hidup data dalam mendukung pembuatan kebijakan di BPOM. Hal tersebut diharapkan mampu membantu organisasi untuk memahami pemanfaatan data dan informasi dari sudut pandang berbeda yaitu dari aspek manajemen informasi dalam menghasilkan data dan informasi yang berkualitas sehingga dapat mendukung pembuatan kebijakan. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yang bersumber pada hasil wawancara dan analisis dokumen. Wawancara narasumber penelitian berasal dari enam unit kerja di BPOM Pusat Jakarta dengan menggunakan teknik wawancara semi terstruktur yang kemudian dianalisis dengan data sekunder seperti dokumen organisasi dan sumber pustaka terkait, serta melalui proses validasi data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan BPOM melaksanakan manajemen informasi yang didasari peraturan internal dan eksternal organisasi. Tahapan manajemen informasi dilakukan mulai dari perencanaan sampai dengan penghapusan data yang melibatkan infrastruktur data terpusat yaitu Data Lake BPOM. Pada tahapan pemanfaatan dihasilkan beberapa bentuk dukungan manajemen informasi yang berfokus pada proses penyajian atau penyiapan informasi dalam mendukung pembuatan kebijakan taktis dan operasional di BPOM. Berdasarkan hasil penelitian tersebut diperoleh bahwa BPOM memanfaatkan data yang dimiliki organisasi dalam bentuk data mentah ataupun informasi, meskipun pada prosesnya, pemanfaatan data dan informasi tersebut masih terdapat beberapa kendala terkait data seperti halnya tantangan pada implementasi kebijakan berbasis data di organisasi. Sehingga, salah satu aspek yang dapat mendukung hal tersebut adalah terjaganya ketersediaan data berkualitas yang dapat diukur secara berkala menggunakan 4 aspek yaitu kemudahan akses data, kualitas output, kualitas proses dan kualitas organisasi.

Digital transformation encourages organizations to adapt in utilizing their data. Utilization of quality data can assist organizations in policymaking. This data must be managed to accommodate the need for quality data in organizations, including in the government sector such as the Indonesian FDA, where at every stage of implementing its duties and functions a variety of data are produced and go through a cycle of information management. This research aims to explain information management based on data life cycle to support Data-Driven Policymaking at the Indonesian FDA. This research is expected to be able to serve the organization in understanding data utilization from a different perspective, which is the data management aspect in producing quality data to support policymaking. The method used in this research is descriptive qualitative based on interviews and document analysis. We interviewed the sources from six different units at the Indonesian FDA in Jakarta using semi-structured interview techniques, and then analyzed with secondary data such as organizational documents and related kinds of literature, and data validation process. The research shows that the Indonesian FDA carries out information management based on internal and external regulations. Information management support on presenting or preparing information to support tactical and operational policymaking at Indonesian FDA. Indonesian FDA utilizes data owned by the organization in the form of raw data or information, although in the process, the utilization of data and information still has several obstacles related to data such as challenges in implementing data-based policies in the organization. One of aspect that can support the availability of quality data that can be measured periodically using 4 aspects such as easy of data access, output quality, process quality and organizational quality.

Kata Kunci : kebijakan berbasis data, manajemen informasi, kualitas data

  1. S2-2024-501836-abstract.pdf  
  2. S2-2024-501836-bibliography.pdf  
  3. S2-2024-501836-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2024-501836-title.pdf