Laporkan Masalah

EVALUASI JARINGAN JALAN HUTAN (Studi Kasus di BKPH Pasarsore KPH Cepu)

AFIQ BAHARTIKA , Ir. Haryanto, M.S.

2008 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Pembukaan Wilayah Hutan (PWH) merupakan langkah awal dalam pengelolaan hutan yang lestari, yang tidak hanya berkaitan dengan kegiatan eksploitasi hasil hutan saja, tetapi mencakup seluruh aspek pengelolaan hutan nilai dari perencanaan, penanaman, pemeliharaan, pengamanan serta pengawasan. Jalan hutan merupakan salah satu metode PWH yang banyak dipilih karena banyaknya kemudahan dan keuntungan yang diperoleh dibanding metode pembukaan wilayah hutan lainnya. Pembuatan dan pemeliharaan jalan memerlukan perencanaan yang matang dan tepat sehingga mampu menjamin kelancaran pengelolaan hutan, khususnya kegiatan pemungutan atau pemanenan basil hutan. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan informasi mengenai karakteristik dan optimalitas jaringan jalan angkutan baik pada PWH untuk tujuan jangka panjang maupun pada PWH untuk tujuan pemungutan atau eksploitasi basil hutan di BKPH Pasarsore, KPH Cepu sehingga dapat dijadikan bahan- pertimbangan dalam perencanaan PWH selanjutnya di wilayah KPH Cepu. Karakteristik jaringan jalan angkutan diperoleh dari analisa beberapa parameter, yaitu kerapatan jalan (Road Density/RD), jarak antar jalan (Road Spacing/RS), jarak sarad rata-rata (MSD), dan persen pembukaan wilayah (Erschliessungsprozent!E%). Optimalitas jaringan jalan angkutan diketahui berdasarkan nilai kerapatan jalan optimal ( Optimum Road Density/ORD) dan jarak antar jalan optimal ( Optimum Road Spacing/ORS) dengan memperhatikan potensi hutan, biaya penyaradan kayu, biaya pembuatan dan pemeliharaan jalan serta faktor koreksi lapangan. Hasil penelitian untuk karakteristik dan optimalitas jaringan jalan angkutan pada PWH untuk tujuan jangka panjang adalah RD = 35,84 m/Ha; RS = 279,02 m; MSDt = 69,755 m; MSDp = 97,28 m; E % = 71,94%; ORD = 16,5 m/Ha; dan ORS= 606,06 m. Sedangkan pada PWH untuk tujuan pemungutan basil hutan hasilnya adalah RD= 93,03 m/Ha; RS = 107,49 m; MSDt= 26,87 m; MSDp = 34,04 m; MSDr = 54,52 m; E % = 78.74 %; ORD= 92,44 m/Ha; dan ORS= 108,18 m. Secara umum jaringan jalan yang terdapat di BKPH Pasarsore KPH Cepu jika dibandingkan dengan ORD sudah optimal. Persen pembukaan wilayah (E%) sebesar 71,94% tergolong menguntungkan, dan letak serta persebaran jaringan jalan sudah cukup merata.

Forest opening is the first step in the sustained forest management. It's not only for harvesting but also for all aspects of forest management include planning, planting, maintenance, protecting and monitoring. Forest road is one of forest opening methods which mostly chosen because of it's ease and benefits compared to another forest opening methods. Road construction and maintenance need properly and right planning to guarantee the smoothness of forest management, especially for forest harvesting. The aims of this research are to find any information about road network characteristic and optimality of forest road network either in forest opening for long term purpose or forest opening forest exploitation in BKPH Pasarsore, KPH Cepu therefor it can be one of consideration for the next planning of forest opening. The characteristics of transportation road network have been obtained from analysis of several parameter, that is road density (RD), road spacing (RS), mean skidding distance (MSD) and . percentage of forest opening (Erschliessungsprozent/E%). Optimality of transportation road network can be identified from the value of optimum road density (ORD) and optimum road spacing (ORS), by considering standing stock, skidding cost, road construction and maintenance cost, field correction factor. The research result of the transportation road network characteristic and optimality in the forest opening for long term purpose are RD = 35.84 m/Ha; RS= 279.02 m; MSDt = 69.755 m; MSDp = 97.28 m; E % = 71.94%; ORD= 16.5 m/Ha; dan ORS= 606.06 m. Further more in the forest openin,g for exploitation purpose are RD= 93,03 m/Ha; RS= 107,49 m; MSDt= 26,87 m???? MSDp = 34,04 m; MSDr = 54,52 m; E % = 78.74 %; ORD= 92,44 m/Ha; dan ORS= 108,18 m. In general, road network in BKPH Pasarsore KPH Cepu is optimal if compare with ORD. The value of percentage of forest opening (E¾) that is 71.94% is profitable and distribution of road network is quite smooth.

Kata Kunci : Pembukaan Wilayah Hutan (PWH), jaringan jalan hutan, karakteristik aringan jalan, BKPH Pasarsore, KPH Cepu.

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf