INOVASI PERAN BABINSA KODIM 0207/SML DALAM MEDIASI KONFLIK SENGKETA PERTANAHAN DI KABUPATEN SIMALUNGUN
Hadrianus Yossy Suherman Buanan, Prof. Dr. Ahmad Maryudi S.Hut., M.For (Pembimbing utama) dan Dr. Pande Mande Kuta Negara M.Si (Pendamping Pembimbing)
2024 | Tesis | MAGISTER KEPEMIMPINAN DAN INOVASI KEBIJAKAN
Pertumbuhan dan perkembangan suatu daerah tidak dapat dilepaskan dari dinamika yang terjadi dalam masyarakat, termasuk aspek pertanahan yang menjadi salah satu fondasi utama pembangunan. Dalam upaya mengoptimalkan pemanfaatan lahan, seringkali muncul sengketa sengketa pertanahan yang dapat menghambat kemajuan dan kesejahteraan masyarakat setempat. Kabupaten Simalungun, sebagai salah satu wilayah di Indonesia, tidak terkecuali menghadapi tantangan serupa. Tesis ini membahas tentang inovasi kebijakan dalam mengoptimalkan peran Babinsa (Bintara Pembina Desa) di Kodim 0207/SML dalam penanganan sengketa sengketa pertanahan di Kabupaten Simalungun. Penggunaan teknologi informasi dan aplikasi komunikasi modern juga meningkatkan efisiensi dan efektivitas Babinsa dalam mengumpulkan serta menyebarkan informasi penting. Selain itu, pelatihan keterampilan komunikasi dan pengembangan program sosial yang terstruktur telah memperkuat hubungan antara Babinsa, masyarakat, dan pemerintah daerah. Hasil dari pelaksanaan inovasi-inovasi ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam kemampuan Babinsa untuk merespons isu-isu dengan cepat, membangun hubungan yang harmonis, dan menyelesaikan konflik secara damai. Temuan penelitian ini menegaskan pentingnya inovasi dalam peran Babinsa untuk mendukung stabilitas dan keamanan wilayah, serta mendukung program pemerintah daerah dengan lebih efektif.
Kata Kunci:
Inovasi Kebijakan, Peran Babinsa Kodim 0207/Simalungun, Sengketa Sengketa Pertanahan
The growth and development of a region cannot be separated from the dynamics that occur in society, including the land aspect which is one of the main foundations of development. To optimize land use, land disputes often arise which can hamper the progress and welfare of local communities. Simalungun Regency, as a region in Indonesia, is no exception facing similar challenges. This thesis discusses policy innovation in optimizing the role of Babinsa at Kodim 0207/SML in handling land disputes in Simalungun Regency. The use of information technology and modern communication applications has also increased the efficiency and effectiveness of Babinsa in collecting and disseminating important information. Additionally, communication skills training and the development of structured social programs have strengthened the relationship between Babinsa, the community, and local government. The results of these innovations show a significant improvement in Babinsa's ability to respond quickly to issues, build harmonious relationships, and resolve conflicts peacefully. These research findings underscore the importance of innovation in Babinsa's role to support regional stability and security, as well as to more effectively support local government programs.
Keywords:
Policy Innovation, Role of Babinsa in Kodim 0207/Simalungun, Land Disputes
Kata Kunci : Inovasi Kebijakan, Peran Babinsa Kodim 0207/Simalungun, Sengketa Sengketa Pertanahan