KARAKTERISTIK HABITAT YANG MEMPENGARUHI KEBERADAAN MANGSA HARIMAU SUMATERA (Panthera tigris sumatrae) DI DALAM DAN DI LUAR KAWASAN TAMAN NASIONAL TESSO NILO (TNTN), PROPINSI RIAU
RAHMI JULITA , Sena Adi Subrata, S.Hut, Msc.
2008 | Skripsi | S1 KEHUTANANKeberadaan mangsa Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) di alam semakin sulit dijumpai yang berdampak pada kehadiran Harimau pada suatu lokasi. Berdasarkan pada permasalahan di atas penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi kebadiran mangsa Harimau; pengaruh intensitas kehadiran manusia terhadap kehadiran mangsa Harimau Surnatera di lokasi konflik dan non konflik. Pengambilan data lapangan dilakukan tiga sampel lokasi. Di dalam kawasan Taman Nasional Tesso Nilo, Desa Air Hitam dan Desa Segati. Penelitian dilakukan pada tanggal 24 Juni 2007 sampai dengan 21 Juli 2007. Teknik yang digunakan untuk mengambil data di lapangan yaitu point transek. Pengumpulan data dilakukan dengan cara pengukuran karakteristik habitat mangsa Harimau Sumatera baik di lokasi konflik maupun non konflik yaitu tinggi pohon, luas bidang dasar pohon, persentase tajuk pohon, kerapatan vertikal 1 -3 meter dari permukaan tanah, sumber air dan jarak jalan dari plot penelitian. Ada dan tidak adanya tanda-tanda kehadiran mangsa Harimau Sumatera (Tapir, Babi, Kijang) di analisis menggunakan analisis logistik regresi. Pengaruh intensitas kehadiran manusia pada lokasi penelitian dilakukan pengamatan dari tanda-tanda aktivitas manusia dan juga ada tidaknya jalan setapak yang ditemukan pada lokasi penelitian. Kemudian membandingkan data kelimpahan jejak (tanda-tanda) keberadaan manusia di dua lokasi yang berbeda Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa di lokasi non konfiik tinggi pohon, luas bidang dasar pohon, persentase tajuk pohon, kerapatan vertikal I (satu) meter dari permukaan tanah, kerapatan vertikal interval I -2 meter dari permukaan tanah, kerapatan vertikal interval 2 -3 meter dari permukaan tanah, jalan dan sumber air tidak berpengaruh nyata terhadap kehadiran mangsa Harimau Sumatera. Jalan dengan koefisien regresi sebesar 0.057 berpengaruh nyata terhadap kehadiran mangsa Harirnau Sumatera di lokasi konflik. Intensitas kehadiran manusia berpengaruh terhadap kehadiran mangsa Harimau di lokasi non konflik dan konflik.
The existence of Sumatra Tiger's (Panthera tigris sumatrae) prey in the wildlife that is getting harder to be found bring an affect to the existence of the tiger in a specific location. Based on above problem, this research is dedicated to find out the factors that may influence the existence of the prey; intensity of human in both conflict and non-conflict area and its influence to the habitat of tiger's prey. The research was perfonned in three different locations: inside the area of Tesso Nilo National Park, Air Hitam village and Segati village from June 24th 2007 up to July 21st 2007 using point transect method. The data used for this research are tree's height, basal area, percentage of tree crown, 1-3 meters vertical density from the ground, wellspring and the distance of the area from the pathways. The existence of Sumatera Tiger's prey (Tapir, Pig, Deer) was analyzed using logistic regression while the existence of human being was percepted by the sign that human may left on the location and any pathways and human traces that may seen. Later, the data were being compared between the locations. Based on the research, later known that in the conflict area the height of the trees, basal area, percentage of tree crown, 1 meter vertical density above the ground, interval of vertical density 1-2 meters above the ground, interval of vertical density 2-3 meters above the ground, pathways and wellspring are not directly influencing the existence of Sumatera Tiger's prey. While the intensity of human being were infuencing the existence Sumatera Tiger's prey in both conflict and non-conflict area.
Kata Kunci : Harimau Sumatera,point transek, Mangsa, Taman Nasional Tesso Nilo