Perancangan Predictive Modelling berbasis ANN untuk Sifat Mekanis dan Konsumsi Energi pada Mesin 3D Printing Tipe FDM
AIDIL MUCHTADY, Dr.Eng. Ir. Herianto, S.T., M.Eng., IPU.,ASEAN Eng.
2024 | Skripsi | TEKNIK INDUSTRI
Manufaktur aditif atau dapat disebut sebagai
pencetakan 3D merupakan subbidang di bidang manufaktur dengan melakukan
pencetakan bertahap dengan menambahkan bahan di tiap lapisan model yang akan
membentuk model tiga dimensi. Salah satu metode manufaktur aditif adalah dengan
menggunakan fused deposition modeling (FDM) . Namun permasalahan dalam
menggunakan FDM adalah terdapat keterbatasan bahwa FDM memiliki nilai properti
mekanis yang lemah dibandingkan metode manufakatur konvensional , setelah itu
karena perkembangan aditif manufaktur yang meningkat pesat efisiensi energi
pada mesin manufaktur aditif berkurang serta memberikan dampak buruk kepada
lingkungan.
Dengan permasalahan diatas ditunjukkan bahwa
diperlukan studi agar 3D FDM dapat menghasilkan hasil pencetakan dengan sifat
mekanis yang baik serta memiliki efisiensi energi yang tinggi perlu dilakukan.
Pemilihan parameter yang sesuai dengan berdasarkan penelitian terdahulu
memberikan pengaruh signifikan untuk merubah sifat mekanis dan konsumsi energi.
Oleh karena itu, agar menemukan parameter yang sesuai dilakukan metode
prediktif yang memiliki eror rendah untuk megetahui hasil nilai kekuatan model
dan konsumsi energi .
Pada penelitian ini metode prediksi yang digunakan
adalah ANN untuk memprediksi tensile strength dan konsumsi energi terhadap
pencetakan model menggunakan parameter layer thickness, print speed , infill
pattern , dan infill density. Dengan melakukan pencetakan 60 sampel
dengan replikasi sebanyak tiga kali sebagai data untuk diprediksi oleh ANN.
Dengan 3 model terhadap variabel kategori infill pattern didapatkan 3
model terbaik dari hasil 36 run untuk masing-masing
kategori dengan arsitektur 3-5-2 . Dengan model tersebut prediksi ANN mampu memprediksi
dengan akurasi yang divalidasi dengan nilai MAPE(Mean absolute percentage error) konsumsi energi sebesar 6,35?n 4,35% untk tensile
strength dengan menggunakan data uji. Secara overall keseluruhan
dataset(training ,validation, testing) Model 3-5-2 secara rata-rata
mampu prediksi dengan eror sebsar 4,92% untuk konsumsi energi dan 1,56% untuk tensile
strength. Lalu , untuk nilai RMSE didapatkan nilai
rata-rata 0,00073035 untuk konsumsi enegi dan 1,2535 terhadap tensile.
Additive manufacturing, also known as 3D printing, is
a subfield of manufacturing that involves incremental printing by adding
materials at each layer of the model to form a three-dimensional model. One of
the additive manufacturing methods is using fused deposition modeling (FDM).
However, the problem in using FDM is that there are limitations that FDM has a
weak mechanical property value compared to conventional manufacturing methods,
after that due to the rapid development of additive manufacturing, the energy
efficiency of additive manufacturing machines is reduced and has an adverse
impact on the environment.
With the above problems, it is shown that studies are
needed so that 3D FDM can produce printing results with good mechanical
properties and have high energy efficiency. The selection of appropriate
parameters based on previous research has a significant effect on changing
mechanical properties and energy consumption. Therefore, in order to find the
appropriate parameters, an accurate predictive method is carried out to
determine the results of the model strength value and energy consumption.
In this research, the prediction method used is ANN to
predict tensile strength and energy consumption for model printing using the
parameters layer thickness, print speed, infill pattern, and infill density. By
printing 60 samples with replication three times as data to be predicted by
ANN. With 3 models for the infill pattern category variable, the best 3 models
were obtained from all total of 12 run to find best model for each
category. With this model, ANN prediction is able to predict with accuracy validated
by the MAPE (Mean absolute percentage error) value of energy consumption of
6.35% and 4.35% for tensile strength using test data. With prediction on the
entire dataset (training, validation, testing) 3-5-2 model on average is able
to predict with an error of 4.92% for energy consumption and 1.56% for tensile
strength. Then, for the RMSE value, the average value is 0.00073035 for energy
consumption and 1.2535 for tensile.
Kata Kunci : FDM, Manufaktur Aditif, , Artificial Neural Network, AI, Pencatakan 3D , tensile strength¸konsumsi energi