Pengaruh Praperlakuan Flavooid Dalam Beberapa Fraksi Daun Sonchus arvensis L Terhadap Hepatotoksisitas Karbon Tetraklorida Pada Mencit Jantan
Atiek Liestyaningsih , Dr. C.J. Soegihardjo, Apt.; Drs. Imono Argo Donatsu, SU, Apt.
1991 | Skripsi | S1 FARMASI??Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh praperlakuan flavonoid dalam fraksi daun tempuyung terhadap hepatotoksisitas karbon tetraklorida. Penelitian ini dikerjakan mengikuti rancangan acak lengkap pola searah. Delapan puluh ekor mencit dibagi menjadi 13 kelompok, tiap-tiap kelompok terdiri dari 5 - 9 ekor mencit. Kelompok I merupakan kelompok kontrol diberi perlakuan CMC; kelompok II diberi perlakuan karbon tetraklorida dosis toksik; kelompok III, V, VII, IX, XI, dan XIII, diberi praperlakuan berturut-turut legalon, fraksi etil asetat, fraksi n-butanol, fraksi air daun tempuyung, infus daun tempuyung, dan sari etil asetat biji Silybum marianum kemudian diberi karbon tetraklorida; kelompok IV, VI, VIII, X, dan XII, diberi perlakuan seperti kelompok sebelumnya tetapi tanpa diikuti pemberian karbon tetraklorida. Terjadinya efek antihepatotoksik daun tempuyung dievaluasi berdasarkan perubahan aktivitas GPT-plasma dan analisis histologi sel hati. Perbedaan aktivitas enzim GPT antar kelompok perlakuan yang didapat dianalisis secara statistis analisis varian satu jalan, kemudian dilanjutkan dengan uji Tukey taraf kepercayaan 95%. Sedangkan data histologi sel hati dianalisis secara kualitatif. H asil penelitian menunjukkan, dengan fraksi etil asetat mampu menghambat hepatotoksisitas karbon tetraklorida. Hal ini ditunjukkkan oleh adanya penurunan aktivitas GPT-plasma kurang lebih 47,26% terhadap aktivitas GPT kelompok II. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa praperlakuan flavonoid fraksi etil asetat daun tempuyung mampu menghambat hepatotoksisitas karbon tetraklorida.
Kata Kunci : Daun, Flavonoid, Hepatotoksisitas, Sonchus arvensis, Tetraklorida