Laporkan Masalah

PENGARUH BERAT JENIS KAYU DAN PENGENCERAN BAHAN FINISHING SISTEM PU (POLYURETHANE) TIPE CLEAR GLOSS DENGAN THINNER TERHADAP SIFAT HASIL FINISHING KAYU

MARISKA TARANTONA , Prof. Ir. T.A. Prayitno, M.For., Ph.D.

2008 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Perkembangan industri pengolahan kayu menuntut perkembangan untuk meningkatkan efisiensi pemanfaatan kayu dan peningkatan kualitas produk yang dihasilkan. Perkembangan teknologi yang penting adalah teknologi finishing kayu. Guna meningkatkarl. efisiensi biaya dan menghemat penggunaan bahan finishing, diperlukan pemanfaatan kayu alternatif dan pengenceran bahnfinishing sampai tingkat tertentu. Penelitian ini diharapkan mampu memberikan informasi tentang penggunaan kayu altematif dan tingkat pengenceran bahan finishing yang paling maksimal tanpa kehilangan sifat finishing secara nyata. Bahan penelitian berupa tiga jenis kayu untuk memenuhi berat jenis yang dipersyaratkan. Kayu sengon yang d.iperoleh dari Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulonprogo, kayu manii dari Cangkringan Sleman dan kayu jati dari Cepu Jawa Tengah serta bahanfinishing Polyurethane produksi PT. Propan Raya Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan percobaan faktorial yang terdiri dari dua faktor meliputi faktor berat jenis kayu (dibawah 0,4; 0,4 - 0.,6 dan diatas 0,6) dan tingkat pengenceran top coat polyurethane (50%, 60% dan 70%). Parameter yang diuji adalah sifat finishing kayu (coin test. cross cut test, aelamination test, dan glossy test). Hasil penelitian rnenunjukkan bahwa berat jenis kayu mernberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap pengujian coin da.n cross cut, tetapi tidak memberikan pengaruh yang nyata pada pengujian glos.sy dan pengujian de/aminaJion. Berat jenis kayu yang sernakin tinggi menghasilkan tingkat fleksibilitas dan kekuatan lapisan bahan finishing yang semakin baik. Faktor tingkat pengenceran bahan finishing sistem polyurethane rnemberikan pengaruh yang nyata pada pengujian glos.sy, tetapi tidak memberikan pengaruh yang nyata pada pengujian coin, pengujian delaminasi, dan pengujian cross cut. Pengenceran bahanjinishing dengan tMnner yang semakin besar mernberikan tingkat kekilapan Japjsan bahan finishing yang semakin baik. Interaksi antara fahor berat jenis kayu dan faktor tingkat pengenceran memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap pengujian cross cut, pada berat jenis ????yu di atas 0,6 dan pengenceran 50% memberikan nilai cross cut test paling rendah atau kekuatan daya lekat lapisan _finishing paling baik. Interaksi tidak mernberikan pengaruh yang nyata pada pengujian coin, pengujian delamination, dan pengujian glos????y.

Kata Kunci : berat jenis, pengcnceran, polyurethanc, finishing

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf