Laporkan Masalah

Analisis Keterlambatan Jadwal Penyelesaian Proyek Di PT XYZ

Denny Prabowo, Kuncoro Harto Widodo, Prof. Dr., M.Eng.

2024 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA

Penelitian ini dilakukan di PT XYZ, sebuah perusahaan manufaktur baja yang terintegrasi yang berlokasi di Cilegon, Banten. Batu bara, batu kapur dan biji besi menjadi bahan baku dalam pembuatan baja PT XYZ. Proyek adalah suatu pekerjaan yang unik dan bersifat sementara. Proyek menjadi salah satu implementasi pengembangan perusahaan yang selaras dengan visi dan misi perusahaan. Keterlambatan proyek menyebabkan kerugian waktu dan biaya. Semenjak berdirinya PT XYZ memiliki beberapa proyek yang terlambat dengan berbagai macam permasalahan. Keterlambatan proyek ini berdampak bagi perusahaan secara langsung. Metode Critical Path Methode (CPM) digunakan untuk mengidentifikasi ketepatan dalam penyusunan jadwal proyek. Pengumpulan data dilakukan dengan mengumpulkan dokumentasi yang berkaitan dengan proyek. Metode Fault Tree Analysis (FTA) digunakan pada penelitian ini untuk mengidentifikasi akar masalah yang menjadi penyebab keterlambatan proyek. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode wawancara dan dokumentasi. Metode Failure Mode Effect Analysis (FMEA) digunakan untuk memberikan rekomendasi perbaikan berdasarkan mode kegagalan dengan Risk Priority Number (RPN) tertinggi hingga terendah sehingga didapatkan penyelesaian masalah keterlambatan secara komprehensif.

This research was conducted at PT XYZ, an integrated steel mill manufacturing company located in Cilegon, Banten. Coal, limestone, and iron ore serve as raw materials in the steelmaking processes of PT XYZ. A project is a unique and temporary undertaking. Projects are essential for the developmental pursuits of the company, aligning with its vision and mission. Delays in projects result in both time and cost losses. Since its establishment, PT XYZ has encountered several projects that experienced delays due to various issues. These delays have immediate impacts on the company. The Critical Path Method (CPM) was employed to ascertain the accuracy of project schedule preparation. Data collection involved gathering documentation related to the project. The Fault Tree Analysis (FTA) method was utilized in this study to pinpoint the root causes of project delays. Data collection methods comprised interviews and documentation review. To offer improvement recommendations, the Failure Mode Effect Analysis (FMEA) method was employed, prioritizing failure modes based on their Risk Priority Number (RPN) from highest to lowest. This approach ensures a comprehensive resolution of delay issues.

Kata Kunci : Manufaktur, Baja, Proyek, Critical Path Methode, Fault Tree Analysis, Failure Mode Effect Analysis

  1. S2-2024-490750-abstract.pdf  
  2. S2-2024-490750-bibliography.pdf  
  3. S2-2024-490750-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2024-490750-title.pdf