Laporkan Masalah

PENAKSIRAN POTENSI KAYU PERKAKAS DAN KAYU BAKAR JENIS SONOKELING ( Dalbergia latifolia Robx ) DI HUTAN RAKYAT (Kasus di Desa Nglanggeran, Kabupaten Gunung Kidul, DIY)

Tiurma Simarmata, Dr. Ir. Ris Hadi Purwanto, M.Agr.Sc.

2008 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

INTISARI Peningkatan jumlah penduduk yang tinggi, serta berkurangnya luasan hutan menyebabkan kondisi hutan semakin kritis. Jika dibiarkan akan mengancam kelestarian alam. Salah satu metode pengelolaan sumberdaya alam yang tepat berdasarkan atas kehendak masyarakat sendiri dan mempunyai peranan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat adalah Hutan Rakyat. Penelitian ini bertujuan untuk menaksir potensi kayu perkakas dan kayu bakar jenis sonokeling (Daldergia latifolia Robx) di Hutan Rakyat Desa Nglanggeran, Kabupaten Gunung Kidul. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah Proportional Stratified Random Sampling. Data penelitian meliputi data potensi hutan, data sosial ekonomi masyarakat, dan data pendukung yang relevan. Pengambilan data potensi kayu dilakukan dengan inventarisasi I 00% pada setiap lahan responden, data sosial ekonomi diperoleh melalui wawancara, dan data pendukung diperoleh dari instansi terkait. Berdasarkan basil penelitian diperoleh hubungan antara diameter batang setinggi dada (dbh) dan tinggi total pohon sonokeling dengan menggunakan model persamaan logarithmic, adalah Y = 3,1470 Ln (X) - 1.1299 dengan nilai R2 = 0,9193. Persamaan allometrik yang digunakan untuk mengetahui besamya kayu perkakas jenis sonokeling adalah Vkp = 0,000032 759&Df881 dengan 2 R2 = 88,21 %. Kayu bakar jenis sonokeling adalah , Vkb = 0,00003(0) , , dengan R = 88,127%. Dimana 100 % ragam yang ada bisa dijelaskan dengan adanya ragam regresi dan yang lainnya adalah ragam residual atau error. Perhitungan potensi kayu perkakas dan kayu bakar dilakukan pada lahan pekarangan dan tegalan. Hasil volume kayu perkakas sebesar is 227 ,6208 m3 /ha dan volume kayu bakar sebesar 209,3124 m3/ha pada lahan pekaran????an. Sedangkan pada lahan tegalan, diperoleh 3 volume kayu perkakas sebesar 282,5209 m /ha dan volume kayu bakar sebesar 204,6954 m /ha. Kata kunci :

The high growth of population as well as forest area reduction cause forests condition becomes more critical. If it goes like this for a long period, it can harm nature preservations. One of the precise nature resources maintenance methods based on society's willingness and having roles in prosperity society improvement is social Forest. This research aims to estimate the potency of lumber and fire wood sonokeling type (Dalbergia latifolia Robx) in Nglanggeran village Social Forest, Gunung Kidul regency. Sampling method which used is Equal Stratified Random Sampling. The research data covers forest potency data, social economic of society data, and relevant supporting data. Wood potency data sampling conducted by 100% inventory at every respondent's field, social economic data is gained by interview, and supporting data is collected by related institutions. Based on the result of the research, it is a relation between chest-level stem diameters and total height of sonokeling trees by using logarithmic equation model, is Y = 3,1407 Ln (X)-1.1299 with the value of R2 = 0,9193. The allometric equation used to know the volume of sonokeling Lumber is Vkp = 3 x 10-5 (D}2,881, with R2= 0,8821. Whether the Fire wood sonokeling is Vkb = 3 x 10-5 (D)2,7593, with R2= 0,8812%, in which the existence of 100% variety can be explained by the existence of various regression and for the others is residual or error variety. The estimation of lumber and firewood potency is calculated in the yard and field. The result shows in the yard, the volume of lumber is 18,9684 m3/ha and the firewood is 17,4427 m3/ha. From the field, it shows the volume of lumber is 23,5434 m3/ha and firewood is 17,0580 m3/ha.

Kata Kunci : hutan rakyat, sonokeling, kayu perkakas, kayu bakar, penaksiran potensi

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf