Prevalensi nokturia di instalasi rawat jalan bedah RS Dr. Sardjito
BURHAN, Syamsul, Dr. H. Prawito Singodimedjo, SpB.,SpBU
2003 | Tesis | PPDSI Ilmu BedahTujuan : untuk memperkirakan prevalensi nokturia pada populasi usia di atas 40 tahun di instalasi Jalan Bedah RS Dr. Sardjito Yogyakarta. Subjek dan Metode : Suatu penelitian survey cross-sectional dilakukan terhadap 724 orang responden (respon 96 %) di antara populasi pengunjung di bulan April sampai dengan Mei 2003. Para responden baik pria maupun wanita usia diatas 40 tahun dengan distribusi kelompok menurut usia 40-49, 50-59, 60-69, 70-79, dan "simbol" 80 tahun. Setiap orang responden diminta untuk mengisi pertanyaan kuisioner penelitian tentang nokturia dan masalah-masalah yang berhubungan dengan nokturia. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa prevalensi nokturia (rata-rata jumlah buang air kecil 2 kali atau lebih per malam) usia di atas 40 tahun adalah 25 % (180/724). Pada kelompok usia 40-49 dan 60-69 tahun pria dijumpai lebih sering dari pada wanita, namun pada kelompok usia 50-59 tahun dan diatas 70 tahun wanita lebih sering dijumpai dari pada pria. Prevalensi nokturia antara pria maupun wanita, didapatkan pria lebih sering dari pada wanita yaitu 27 % (104/377) vs 21 % (76/347). Keluhan nokturia juga menunjukkan pengaruh yang sangat signifikan (p < 0,05 )terhadap status gizi jelek, gangguan tidur, pekerjaan, dan kesehatan serta penggunaan obat-obatan. Kesimpulan : Prevalensi nokturia baik pria maupun wanita di RS. Dr. Sardjito Yogyakarta khususnya di Instalasi Rawat Jalan Bedah cukup tinggi jika dibandingkan dengan penelitian di Belanda tahun 2001. Namun prevalensi ini tidak jauh berbeda diantara peneliti dan negara - negara barat lainnya. Keluhan noktaria merupakan kondisi yang perlu diperhatikan karena prevalensinya semakin meningkat dengan bertambahnya usia terutama dengan bertambahnya angka harapan hidup. Dampak yang ditimbulkan sangat mengganggu sehingga efeknya akan meningkatkan morbiditas dan mortalitas pasien.
Available in Fulltext
Kata Kunci : Nokturia,Prevalensi