Laporkan Masalah

Pengaruh dukungan pelayanan kesehatan terhadap pemberian ASI eksklusif pada bayi sampai usia 4 bulan di Kota Pekanbaru

ZULFAYENI, dr. Madarina Julia, Sp.A,MPH

2004 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang: Memberikan ASI eksklusif kepada bayi sampai usia 4-6 bulan mempunyai banyak keuntungan. Tetapi hingga saat ini prevalensinya masih rendah di beberapa wilayah. Banyak faktor yang berhubungan dengan pola pemberian ASI kepada bayi, diantaranya yang penting adalah faktor dukungan pelayanan kesehatan. Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan pelayanan kesehatan terhadap pemberian ASI eksklusif dan pola inisiasi ASI. Rancangan Penelitian: Penelitian ini bersifat observasional dengan rancangan kohort. Sampel adalah ibu-ibu yang melahirkan di pelayanan kesehatan (rumah bersalin) pada bulan Agustus 2003 di Kota Pekanbaru. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan pelayanan kesehatan mempengaruhi pemberian ASI eksklusif. Setelah dikendalikan oleh variabel lain, yaitu dukungan suami dan anggota kaleuarga, pekerjaan ibu, pendapatan keluarga, pengaruhnya tidak signifikan. Risiko tidak diberikannya ASI secara eksklusif kepada bayi akibat kurangnya dukungan pelayanan kesehatan adalah 1,66 kali, dengan IK 1,08-2,54. Dukungan pelayanan kesehatan tidak berpengaruh terhadap pola inisiasi ASI. Kesimpulan: Dukungan pelayanan kesehatan mempengaruhi pemberian ASI eksklusif, tetapi setelah dikendalikan oleh variabel lain (dukungan suami dan anggota kaleuarga, pekerjaan ibu, pendapatan keluarga) pengaruhnya tidak signifikan. Dukungan pelayanan kesehatan tidak mempengaruhi pola inisiasi ASI.

Background: Exclusive Breastfeeding until age 6 months has many adventages for babies, but its prevalence in infants less than 4 months was low. Many factors associated with exclusive breastfeeding. One of them that important is healthcare supports. Objective: The aim of this study was to determine effect of healthcare supports for initiation of breastmilk pattern and exclusive breastfeeding for babies until age 4 months. Design: Observational study with Cohort design is applied in this study, that was conducted in August-December 2003 at 10 birth clinics in Pekanbaru City, Riau Province. Healthcare supports were the exposure and the outcome was exclusive breastfeeding for babies until 4 months. Results: Healthcare supports were significantly associated with exclusive breastfeeding. After controled by another variable such as supports from husbands and members of family, the effect were not significant. The risk for mothers couldn’t give their babies breastfeeding with exclusivelly for about 4 months because of supports from healthcare were 1,66 with CI 95%: 1,08-2,54. Conclusions: Healthcare supports have a significant association with exclusive breastfeeding. After controled by another variable such as supports from husbands and members of family, the effects were not significant. Healthcare supports have no significant association with initiation breastmilk pattern

Kata Kunci : Gizi Anak,ASI Eksklusif,Layanan Kesehatan, Healthcare Supports, Exclusive breastfeeding, Initiation of breastmilk pattern


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.