Laporkan Masalah

Analisis Pertumbuhan Hijau Inklusif di Indonesia: Pengaruh Investasi dan Pembangunan Teknologi Informasi dan Komunikasi

Ratri Puspita Ayu, Sekar Utami Setiastuti, S.E., M.Sc., Ph.D.

2024 | Tesis | S2 Magister Ek.Pembangunan

Berbagai negara menginginkan tercapainya pertumbuhan hijau yang inklusif atau pertumbuhan ekonomi yang memberikan manfaat bagi semua lapisan masyarakat secara adil dan ramah lingkungan. Kebijakan investasi sebagai sumber pendanaan pembangunan dan TIK sebagai katalis pertumbuhan ekonomi diera digital ini bergerak menuju pertumbuhan hijau yang inklusif dan telah banyak diteliti di berbagai negara. Oleh karena itu, penelitian ini menganalisis pertumbuhan hijau inklusif yang seimbang dan pilar-pilarnya (ekonomi, keadilan sosial, dan lingkungan) di 34 provinsi di Indonesia menggunakan metode perhitungan ADB dan model generalized method of moment (GMM) untuk mengetahui dampak investasi dan pengembangan TIK dari tahun 2017 hingga 2021. Hasil penelitian menunjukkan bahwa provinsi di wilayah barat Indonesia unggul dalam bidang ekonomi dan keadilan sosial, sedangkan wilayah timur lebih unggul dalam kualitas lingkungan hidup; peningkatan PMDN secara signifikan memengaruhi pertumbuhan hijau yang inklusif, namun peningkatan PMA akan menurunkannya; peningkatan PMDN mendorong pertumbuhan ekonomi, namun peningkatan PMA akan menurunkan pilar lingkungan hidup; ICT tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap pertumbuhan hijau yang inklusif, namun mampu mendorong pertumbuhan pilar sosial. Pemerintah perlu menerapkan peraturan investasi yang ketat, khususnya di sektor-sektor yang menimbulkan ancaman lingkungan, memastikan efektivitas program investasi hijau yang ada, dan menjamin akses yang merata terhadap infrastruktur TIK untuk mendorong pilar keadilan sosial.


Many countries aim for inclusive green growth, or economic growth that benefits all levels of society fairly and is environmentally sustainable. Investment policies as a source of development funding and ICT as a catalyst for economic growth in the digital era are moving toward inclusive green growth and are being widely researched in various countries. Thus, this research analyzes balanced inclusive green growth and its pillars (economy, social equity, and environment) in 34 Indonesian provinces using an ADB calculation method and the generalized method of moments (GMM) model to determine the impact of investment and ICT development from 2017 to 2021. The research shows that provinces in the western region of Indonesia are superior in economics and social equity, while the eastern region is superior in environmental quality; increasing PMDN significantly affects inclusive green growth, but increasing PMA reduces it; increasing PMDN encourages economic growth, but increasing PMA reduces environmental pillar; ICT does not have a significant impact on inclusive green growth, but it is capable of promoting the growth of the social pillar. The government needs to implement strict investment regulations, particularly in sectors that pose environmental threats, ensure the effectiveness of existing green investment programs, and guarantee equitable access to ICT infrastructure to promote the pillar of social equity.

Kata Kunci : Generalized Method of Moments, Pertumbuhan Hijau Inklusif, Investasi, TIK

  1. S2-2024-502167-abstract.pdf  
  2. S2-2024-502167-bibliography.pdf  
  3. S2-2024-502167-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2024-502167-title.pdf