Laporkan Masalah

PENAKSIRAN LUAS BIDANG DASAR TEGAKAN JATI HUTAN RAKYAT DENGAN FOTO UDARA FORMAT KECIL (Di Dusun Pringsurat Desa Kedungkeris Kecamatan Nglipar Kabupaten Gunung Kidul DIY)

Anita Apriliani Dwi Rabayu, Ir. Sahid, M.Si

2008 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Hutan rakyat saat ini sudah banyak dikembangkan baik oleh masyarakat maupun pemerintah. Dalam mengernbangkannya diperlukan data dan infonnasi yang dapat diperoleh dengan relatif cepat, mudah, dan murah. Tujuan penelitian ini adalah membuat persamaan regresi dan menaksir luas bidang dasar suatu tegakan jati hutan rakyat melalui interpretasi foto udara format kecil dengan menggunakan parameter tegakan (diameter tajuk rata-rata dan jumlah pohon per ha). Penelitian ini dilakukan di Hutan Rakyat Dusun Pringsurat, Desa Kedungkeris, Kecamatan Nglipar, Kabupaten Gunung Kidul. Foto udara format kecil yang digunakan merupakan jenis foto udara resolusi tinggi dengan resolusi spasial 0,09 m x 0,13 m yang dipotret pada bulan Agustus tahun 2006. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah survei non terestris. Langkah-langkah yang dilakukan dalam penelitian ini dibagi menjadi 3 yaitu dalam laboratoriwn (koreksi geometrik, deliniasi, stratifikasi, dan mengukur parameter tegakan), eek lapangan, dan analisis data. Dari 3 strata tajuk yang didapat yaitu kerapatan jarang (C1), kerapatan sedang (C2),dan kerapatan rapat (C3), hanya variabel dari strata kerapatan sedang (C2) yang memenuhi untuk dibuat persamaan regresinya. Persamaan regresi yang didapat yaitu

Now, community forest has been developed widely by community and government. In its development, there are data and information needed which can relatively obtain quickly, easy, and cheap. This study aims to make regression equation and appraise basal area of community forest teak stand through interpretation small format aerial photography using stand parameters (average crown diameter and the number of trees per hectare). The study was located in community forest of Pringsurat orchard, Kedungkeris countiyside, Nglipar sub-district, Gunung Kidul regency. Small format aerial photography used was aerial photography with high resolution with spatial resolution of 0.09 m x 0.13 m which taken on August, 2006. The method used was unterestrial survey. The steps of study were classified into three steps; those were in the laboratory (geometric correction, delineation, stratification, and measuring stand parameters), field observation, and data analysis. From three stratus of crown tree taken, i.e. rare density (C1), medium density (C2), and full crown (C3), only variable with medium density (C2) that sufficient to make its regression equation. The regression equation obtained was:

Kata Kunci : foto udara fonnat kecil, tegakan jati, hutan rakyat, strata, luas bidang dasar

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf