Laporkan Masalah

Peran Kodim dalam Penanggulangan Bencana Alam dan Implikasinya terhadap Ketahanan Wilayah (Studi pada Kodim 1705/Nabire Papua Tengah)

Coko Sasongko, Dr. Sigit Heru Murti BS, S.Si.,M.Si.; Dr. Sudrajat, MP

2024 | Tesis | S2 Ketahanan Nasional

    Peran Kodim 1705/Nabire dalam penanggulangan bencana alam dinilai sangat membantu sehingga dapat meminimalisir dampak luas yang dapat menggangu ketahanan wilayah. Namun demikian Kodim 1705/Nabire masih menghadapi berbagai persoalan seperti keterbatasan personel, sarana prasarana pendukung hingga belum baiknya kerjasama yang terjalin diantara pihak-pihak terkait guna mendukung penanggulangan bencana alam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Kodim 1705/Nabire saat ini dalam penanggulangan bencana alam dan implikasinya terhadap ketahanan wilayah yang dilakukan Kodim 1705/Nabire dalam penanggulangan bencana alam.
    Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan sebagai subjek penelitian yaitu: Dandim, Pasiops Kodim, Danramil, Babinsa dan beberapa pihak terkait baik dari Pemda Kabupaten Nabire maupun masyarakat di wilayah Kodim 1705/Nabire. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi, studi pustaka dan penelusuran internet terkait dengan penelitian ini. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data, dan pengambilan kesimpulan.
    Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kodim 1705/Nabire saat ini dalam penanggulangan bencana alam memiliki peran penting dimana hal tersebut mengacu pada regulasi atau aturan terkait. Peran Kodim 1705/Nabire dapat terlihat dalam pra bencana, saat terjadinya bencana dan pasca bencana alam. Keberadaan Kodim 1705/Nabire memiliki implikasi positif sehingga penanganan bencana alam dapat lebih optimal.

    The role of Kodim 1705/Nabire in disaster management is considered very helpful in minimizing the broad impacts that can disrupt regional resilience. However, Kodim 1705/Nabire still faces various challenges such as limited personnel, inadequate supporting infrastructure, and poor cooperation among related parties to support disaster management. This study aims to analyze the current role of Kodim 1705/Nabire in disaster management and its implications for regional resilience as conducted by Kodim 1705/Nabire in disaster management.

    This research employs a qualitative descriptive method with subjects including the District Military Command (Dandim), Operations Officer (Pasiops Kodim), Company Commanders (Danramil), Village Supervisory Non-Commissioned Officers (Babinsa), and various parties from the Nabire Regency government and community within the Kodim 1705/Nabire area. Data collection was conducted through observation, interviews, document studies, literature review, and internet searches related to this research. Data analysis techniques used in this study include data reduction, data display, and conclusion drawing.

    The research findings indicate that Kodim 1705/Nabire currently plays an important role in disaster management, which adheres to relevant regulations and rules. The role of Kodim 1705/Nabire is evident in pre-disaster preparations, during disasters, and in post-disaster recovery. The presence of Kodim 1705/Nabire has positive implications, thus allowing for more optimal disaster management.

Kata Kunci : Peran, Penanggulangan Bencana Alam, Ketahanan Wilayah

  1. S2-2024-484865-abstract.pdf  
  2. S2-2024-484865-bibliography.pdf  
  3. S2-2024-484865-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2024-484865-title.pdf