Aktivitas dan Pergerakan Harian Banteng (Bos javanicus d'Alton 1823) Di Padang Penggembalaan Sadengan Taman Nasional Alas Purwo
Andreas Wisnu Andika, Dr. Satyawan Pudyatmoko, S.Hut, M.Sc.
2008 | Skripsi | S1 KEHUTANANBanteng (Bosjavanicus d'Alton 1823) merupakanjlagship .\pecies Taman Nasional Alas Purwo. Keberadaan Banteng saat ini mulai terancam, yang ditunjukan dengan penurunan populasi akibat adanya kerusakan habitat di berbagai tempat di lokasi ini. Salah cara unn1k mengatasi penurunan kualitas habitat tersebut adalah dengan membuat suatu areal padang penggembalaan (feeding ground), dimana keberadaan sumberdaya seperti pakan dan minuman dapat tercukupi. Adanya perubahan kualitas habitat tersebut tentu berpengaruh terhadap aktivitas dan pergerakan harian Banteng. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas dan pergerakan harian Banteng saat berada di padang penggembalaan Sadengan, Taman Nasional Alas Purwo. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari sampai Februari 2008 selama 18 hari di lapangan. Penelitian ini dilakukan pada awal musim hujan. Dalam pengambilan data digunakan metodefocal animal sampling dengan menggunakan empat individu Banteng sebagai sampelnya. Untuk pengamatan aktivitas harian Banteng dilakukan dengan mencatat durasi atau waktu saat Banteng melakukan aktivitas berupa makan, bergerak, istirahat, mencari makan dan aktivitas sosial. Untuk pengamatan pergerakan harian Banteng dilakukan dengan mencatat koordinat posisi Banteng saat melakukan suatu aktivitas tertentu menggunakan satuan UTM ( Universal Tranverse Mercator), yang kemudian diolah menggunakan software arcview 3.3 sehingga didapat peta pergerakan hariannya. Pengambilan data dilakukan selama Banteng masih terlihat. atau sekitar pukul 05.00 - 18.30 selama 3 sampai 4 hari untuk masing-masing individu. Dari hasil penelitian diketahui bahwa aktivitas harian yang dominan dilakukan Banteng baik jantan dan betina dewasa maupun anakan adalah makan dan istirahat dengan persentase yang hampir berimban???? sedangkan untuk aktivitas lainnya nwmiliki persentase yang rflatif kecil. Dari hasil uji statistik Mann-Whitney U ,;t menunjukan bahwa pergerakan harian antara Banteng jantan dan betina 1111Cnunjukan hasil yang tidak berbeda nyata, hal ini terjadi karena kondisi sumberdaya yang ada relatif sama.
Banteng (Bos javanicus d'Alton 1823) is a flagship species of Alas Purwo National Park. Nowadays, the existence of Banteng is getting threatened. It is indicated by the decreasing number of the population which is caused by the habitation damage in various places on the location. One of the ways to overcome the decreasing habitation quality is by making a feeding ground area where the amount source of feed and water is adequate. The habitation quality development will affect to the daily activities and movements of Banteng. This research is conducted to find out the daily activities and movements of Banteng while in Sadengan feeding ground of Alas Purwo National Park. This research was started from January until February 2008 for eighteen days in the field and was done in the beginning of wet season. The sampling method applied is focal animal sampling which employs four banteng individuals as the sample. To observe the daily activities of banteng, the researcher wrote Banteng's time or duration when they do activities such as consuming the feed, moving, taking rest, seeking feed, and social activities. To observe the daily movements, the researcher wrote Banteng·s position coordinate when they do certain activities using UTM unit (Universal Tranverse Mercator), which is further processed using software arcview 3.3 to find out the map·s daily movements. The sample taking was done when Banteng were still seen or about 05.00 - I 8.30 for three to four days for each endividual. The researcher concludes that the dominant daily activities done by adult male or female also male or female from jouvenile has the almost balance percentation number in consuming feed and taking rest, while other activities has a lower percentation number. From the stastitical test using Mann-Whitney U Test result that the daily movements between male and female bantengs do not show different results which caused by relatively the same source condition.
Kata Kunci : Banteng, Aktivitas, Pergerakan, Focal animal sampling