Hubungan kemampuan dan kemauan membayar premi dengan minat menjadi peserta asuransi kesehatan / jaminan pemeliharaan kesehatan masyarakat mahasiswa Poltekkes Depkes Yogyakarta
SULASTRI, Siti, Prof.dr. Ali Ghufron Mukti, MSc.,Ph.D
2004 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar Belakang: Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam bidang kesehatan mempunyai visi Yogyakarta Sehat 2005, misi 50% masyarakat DIY wajib ikut Asuransi Kesehatan (ASKES) atau Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat (JPKM). Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Depkes. Yogyakarta akan mengembangkan askes/JPKM bagi mahasiswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kemampuan dan kemauan membayar premi dengan minat menjadi peserta askes/JPKM. Metode: Menggunakan rancangan cross – sectional dengan sampel 290 orang mahasiswa Poltekkes Depkes. yogyakarta.yaitu Jurusan Kesehatan Gigi, Jurusan Analis Kesehatan, Jurusan Kebidanan, Jurusan Keperawatan, Jurusan Gizi dan Jurusan Kesehatan Lingkungan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan Diskusi Kelompok Terarah. Hasil: Mahasiswa Poltekkes mempunyai kemampuan bayar premi antara Rp.6.000,00 sampai dengan Rp.20.000,00 per orang per bulan, mempunyai kemauan membayar Rp.5.000,00 per orang per bulan dan 97% responden berminat menjadi peserta askes/JPKM. Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara minat dengan kemampuan membayar (p=0,005) dan kemauan membayar premi (p=0,023). Kesimpulan: Ada hubungan antara kemampuan dan kemauan membayar premi dengan minat menjadi peserta askes/JPKM mahasiswa Poltekkes Depkes Yogyakarata.
Back ground: The health Polytechnique of the Health Departement in Yogyakarta will hold health insurance (askes) or the maintenance guarantee of society health (JPKM) for students. The beginning step for the development of askes/JPKM is the policy from the stake holder, a type of committee conductor of JPKM, knowing the ability and the will to be askes/JPKM member. The obyektive of this research is to know the relation between the ability and the willingness to pay the premium with the interest to be a member of askes/JPKM Poltekkes students of Depkes Yogyakarta. Method: Non-experimental research used a cross-sectional design with 290 students of Poltekkes Depkes Yogyakarta those consist of dental health, health analysis, nursery, midwife, nutritional and environmental health department. Data collection conducted by quisionaire and directed group discussion. Result: There are 37% respondents have the ability to pay the insurance premium between Rp 9.000,- up to Rp 25.000,- per month, 43,3% respondents have the willingness to pay Rp 5.000,- up to Rp 10.000,- per month, and 97% are interested to be the member of askes/JPKM. The result of the test shows that there is a relation between the interest with the ability to pay (p=0,005) and the willingness to pay premium (p=0,023). Conclusion: There is a relation between ability and willingness to pay insurance premium with the interest to be the member of askes/JPKM students of Poltekkes Depkes Yogyakarta.
Kata Kunci : Asuransi Kesehatan,JPKM,Kemauan dan Kemampuan Mahasiswa