Laporkan Masalah

Sikap masyarakat terhadap usulan besaran premi dan paket pelayanan kesehatan JPKM Kabupaten Bantul

ROSYIDAH, Prof.dr. Ali Ghufron Mukti, MSc.,Ph.D

2004 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat

Latar Belakang : Seiring dengan ditetapkannya visi Indonesia Sehat 2010 yang ditindaklanjuti dengan Jogjakarta Sehat 2005, kabupaten Bantul termotivasi untuk mempersiapkan rencana pengembangan program JPKM Mandiri Berdasarkan rencana usaha JPKM kabupaten Bantul, pelayanan kesehatan yang akan diberikan kepada masyarakat kabupaten Bantul berupa paket-paket dan besaran premi yang bervariasi. Paket I Rp 5.000,- perjiwa perbulan, paket II Rp 8.000,- perjiwa perbulan dan paket III Rp 15.000,- perjiwa perbulan. Tujuan Penelitian ini Untuk mengetahui sikap masyarakat kabupaten Bantul dalam menanggapi usulan besaran premi dan paket pelayanan kesehatan JPKM Bantul. Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Subjek dalam penelitian ini adalah masyarakat kabupaten Bantul yang berdasarkan letak geografis mewakili daerah urban yaitu penduduk kecamatan Bantul, daerah sub urban yaitu penduduk di kecamatan Pajangan dan daerah rural yaitu penduduk daerah Dlingo. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan wawancara mendalam. Hasil Penelitian : Masyarakat kabupaten Bantul baik masyarakat yang tinggal di daerah urban, suburban maupun rural mempunyai sikap yang positif dalam arti menerima terhadap usulan besaran premi JPKM kabupaten Bantul yaitu sebesar 165 ( 91,67%) responden bersikap positif dan 26 (14,44%) negatif terhadap premi yang ditawarkan JPKM kabupaten Bantul. 140 (77,8%) responden bersikap positif dan 40 (22,2%) negatif terhadap paket pemeliharaan dan pelayanan kesehatan yang ditawarkan program JPKM kabupaten Bantul. Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa untuk daerah Bantul terdapat hubungan negatif antara pengetahuan dengan sikap masyarakat terhadap usulan besaran premi dan paket pelayanan kesehatan JPKM Bantul sebesar (r = -0,319) dan nilai p 5%, Pajangan terdapat hubungan antara jumlah keluarga dengan sikap sebesar (r =-0,267) dengan nilai p 5%, Dlingo terdapat hubungan negatif antara jumlah keluarga dengan sikap (r = -0,260) dengan nilai p 5% Kesimpulan : Sikap masyarakat terhadap usulan besaran premi dan paket pelayanan kesehatan JPKM kabupaten Bantul positif. Premi dan paket pelayanan kesehatan yang dipilih masyarakat kabupaten Bantul adalah Rp 5.000,- per jiwa per bulan (paket I).

Background : Along with the healthy Indonesia 2010 vision was followed by healthy Jogjakarta 2005, Bantul regency is motivated prepare independent JPKM Program Development. Based on the plan of JPKM Bantul, health service to provide for people include packages with different premium rates. Package I is Rp 5.000,- per person per month, package II is Rp 8.000,- per person per month, package III Rp 15.000,- per person per month. This study was aimed at finding out the attitude of Bantul people toward the proposed premium rate and JPKM health service packages. Method : This was a descriptive analytic study using a cross sectional approach, As The subject were Bantul people based on their geographical area representing the urban was sub district of Bantul, sub urban was people living in Pajangan and rural area was people living in Dlingo. Data were gathered trough questionnaires and indepth interviews. Results : Bantul people living in urban, sub urban and rural areas had positive attitude toward the JPKM Premium rate, i.e. 165 ( 91,67%) respondents had positive attitude and 26 (14,44%) had negative attitude toward the premium offered by JPKM Bantul. 140 (77,8%) respondents had positive attitude and 40 (22,2%) had negative attitude toward health service and treatment offered by JPKM Bantul. The correlation analysis showed for Bantul regency there was negative relationship between knowledge and people’s attitude toward the proposed premium rate and health service packages with correlation value (r = -0,319) and significant at level 5%. Pajangan there was negative relationship between number of family’s and people’s attitude toward the proposed premium rate and health service packages with correlation value (r =-0,267) and significant at level 5%. Dlingo there was negative relationship between number of family’s and people’s attitude toward the proposed premium rate and health service packages with correlation value (r = -0,260) and significant at level 5% Conclusion : People’s attitude toward the proposed premium rate and health service packages was positive. Premium rate and health package people of Bantul chose was Rp. 5.000,- per person per month (package I).

Kata Kunci : Asuransi Kesehatan,JPKM,Premi,Sikap Masyarakat


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.