Analisis investasi peralatan kateterisasi jantung di Rumahsakit Jantung dan Pemubluh Darah Harapan Kita Jakarta
KRISTIANTO, Rudy, Prof.dr. Ali Ghufron Mukti, MSc.,Ph.D
2004 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatMenyelenggarakan kegiatan suatu rumah sakit ditun^ pengorbanan nodal yang sangat tinggi, demikian halnya dengan Rumah Sakat Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita (RSJPDHK), salah satu modal investasi yang diperlukan adalah per^atan kateterisasi jantung yang tergolong peralatan mahal dan berteknologi tinggi. Penanaman modal investasi yang tinggi memerlukan pemikiran tentang kapan kembalinya modal dan seberapa besar kemampuan untuk pengembalian modal awal yang telah ditanamkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kelayakan ekonomis dari peralatan kateterisasi, mengetahui lama modal tersebut dapat kembali, mengetahui optimalisasi penggunaan peralatan dari segi pemanfaatan waktu. Penelitian ini adalah studi kasus yang merupakan penelitian deskriptif evaluatif dengan menggunakan pendekatan secara retrospektif dari tahun 1985- 2002, meliputi data nilai pembelian investasi, volume kegiatan pelayanan, aliian kas masuk bersih. Penilaian investasi dengan metode payback period, nilai sekarang aliran kas bersih (net present value analysis) dan dilengkapi dengan analisis sensitivitas perubahan tingkat bunga dan inflasi terhadap NPV, serta analisis untuk mengetahui efektifitas pemanfaatan waktu keija peralatan. Hasil penelitian menxmjukkan periode kembalian modal dari keempat peralatan kateterisasi jantung di RSJPDHK berbeda, dua unit invesatsi pembelian tahun 1985 kembali i^da 2,1 tahun dengan NPV (dalam ribuan) Rp.31.939.973,- dan alat dari pembelian tahun 1993 mempunyai waktu kembalian 5,53 tahun dengan NPV Rp.10.133.772,- sedangkan alat dari pembelian tahun 2000 waktu kembalian 6,21 tahun dengan NPV Rp.1.351.653,- dan alat dari pembelian tahun 2001 waktu kembalian 4,42 tahun dengan NPV Rp.2.978.171,- pada tingkat bunga 10%. Pada berbagai tingkat bunga dan inflasi yang diproyeksikan berpengaruh pada aliran kas masuk/keluar bersih pada investasi 2000 dan 2001, hasil NPV aliran kas menunjukkan perubahan tetapi masih tetap lebih tinggi dari investasi awal. Menunjukkan bahwa investasi peralatan kateterisasi jantung di RSJPDHK layak secara ekonomis. Efektivitas pemanfaatan waktu keija berada dibawah 50% dari tahun 1985 s/d 2002, menunjukkan penggunaan peralatan masih dibawah kapasitas pelayanan sehingga masih dapat ditin^atan lagi. Keywords: modal investasi awal, aliran kas keluar/masuk, tingkat bunga, periode kembalian modal, efektivitas pemakaian waktu kerja.
Performing any hospital activities really needs a larger number of funds. Similarly, Harapan Kita Cardiovascular Hospital, one of investments needed is heart-catheterization equipment that is classified into the costly and high-tech equipment. High investment needs consideration of when and how much the return will be obtained for the initially invested funds. The Aim of this research is to find out period of the investment, optimization of utilizing the equipment viewed from length of time. This research used a retrospective approach from 1985-2002, including value data of investment purchase, volume of service, net cash flow (net present value analysis) and being completed by an analysis of NPV change sensitivity caused by interest and inflation rate. The analysis was also carried out to find out the utilization of the its work time. The result proved that return of capital of the four equipments was different, two units of the purchasing investment of 1985 had the return period of 2,1 years with NVP (in thousands) Rp.31.939.973, and the equipment of 1993 year purchase had the return period of 5.53 years with NPV of Rp.10.133.722, the equipment of 2000 purchase had return period of 6.21 years with NPV of 1.351.653, and the equipment of 2001 purchase had the return period of 4.42 years with NPV of Rp.2.978.I71, at the 10 % interest rest. Variety of projected interest and inflation rate could influence the net cash flow in the 2000 and 2001 investments, result of NPV cash flow showed that there was a change but it was higher than the initial investment. It showed that the investment of the equipment was economically appropriate. Effectiveness of work-time utilization was under 50% from 1985 to 2002, indicated that the utilization of the equipment was under service capacity so that it could be improved. Key words: initial investment capital, cashflow, interest rate, return period of capital, effectiveness ofwork-time utilization
Kata Kunci : Manajemen Rumah Sakit,Investasi Peralatan,Rumah Sakit Jantung