Efek Antibakteri Dekok Herba Meniran (Phyllanthus niruri L.) Terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli Serta Skrining Fitokimianya
Elva Annisa, Drs. B. Sudarto, Apt, SU; Dr. Kusniyo
1991 | Skripsi | S1 FARMASIHerba meniran (Phyllanthus niruri L) merupakan tanaman dari famili Euphorbiaceae, dalam masyarakat banyak digunakan sebagai obat diuretik. Selain itu herba meniran dapat juga digunakan untuk mengobati diare, penyakit kencing nanah, borok, mulas, busung, gonorhoe dan ekstrak daunnya berkhasiat antibiotika untuk menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococus. Telah dilakukan penelitian efek antibakteri dekok herba meniran terhadap Staphylococcus aureus dan Escherichia coli serta mengetahui kandungan kimia dari herba meniran. Untuk mencapai tujuan tersebut dibuat dekok herbal meniran dengan konsentrasi (0, 1, 1,5, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10)% b/v, kemudian dituang pada Muller hinton agar yang telah ditanami dengan biakan bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli dan diamati diameter zone radikalnya. Terhadap herba meniran dilakukan pemeriksaan kandungan kimia terhadap sebelas golongan senyawa, dengan fase diam Silika gel GF-254 dan fase gerak Etil asetat-metanol-air (100:13,5:10) v/v untuk pemeriksaan (glikosida antrakuinon, arbutin, glikosida jantung, zat pahit, alkaloid, flavonoid, saponin, tanin), fase gerak Toluena-Etil asetat (93:7) v/v untuk pemeriksaan (minyak atsiri, kumarin, valepotriat) dan fase gerak Dietileter-toluena (1:1) v/v untuk pemeriksaan kumarin. Khusus untuk pemeriksaan terhadap minyak atsiri dilakukan Tanur Tas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dekok herba meniran 2% b/v dapat menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dengan diameter zone radikal (12,74 0,25) mm sedangkan terhadap Escherichia coli tidak menghambat. Hasil penelitian terhadap kandungan kimia tanaman herba meniran menunjukkan bahwa dalam herba meniran kemungkinan mengandung senyawa-senyawa golongan minyak atsiri, flavonoid, zat pahit, arbutin, glikosia antrakuinon, senyawa golongan fenol dan tanin. Dari senyawa-senyawa tersebut kemungkinan yang berefek sebagai antibakteri adalah minyak atsiri, flavonoid atau senyawa golongan fenol.
Kata Kunci : Antibakteri, Dekok, Escherichia coli, Meniran.