Analisis minat konsumen dalam memilih ulang jasa rawat inap di Rumahsakit Islam Jakarta Timur
HIDAJAT, Syarif, dr. Rossi Sanusi, MPA.,Ph.D
2004 | Tesis | S2 Ilmu Kesehatan MasyarakatLatar belakang: Deregulasi di bidang kesehatan memberi peluang kepada investor asing untuk membuka rumah sakit di Indonesia, bersama teknologi dan sumber daya manusianya. Rumah sakit yang sudah ada berusaha meningkatkan mutu pelayanan dengan teknologi baru sehingga menambah ketat persaingan dalam pelayanan kesehatan. Oleh karena itu Rumah Sakit Islam Jakarta Timur (RSIJT) berupaya untuk mengimbangi persaingan tersebut dengan meningkatkan kemampuan dan keterampilan sumber daya manusianya dan dengan memahami perilaku konsumen dan faktor yang berpengaruh terhadap perilaku tersebut. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui minat konsumen dalam memilih ulang jasa rawat inap di RSIJT. Dan untuk mengetahui mana yang lebih dominan dari antara sikap, norma subyektif dan pengalaman aktual dalam memilih ulang jasa rawat inap di RSIJT. Cara penelitian: Subyek penelitian terdiri dari 76 orang pasien rawat inap dewasa yang datang sendiri ke Rumah sakit Islam Jakarta Timur dan telah dirawat paling sedikit 3 kali 24 jam, serta diizinkan pulang antara 16 Juli dan 26 Juli 1998. Subyek penelitian diminta untuk mengisi kuesioner yang terdiri dari 59 pertanyaan. Kesimpulan: Sikap, norma subyektif dan pengalaman aktual secara bersamaan tidak mempunyai hubungan yang kuat dengan minat berperilaku dalam memilih ulang jasa rawat inap. Pengalaman aktual mempunyai hubungan paling kuat dalam memilih ulang jasa rawat inap.
Background: Health deregulation provides an opportunity to foreign investors to build hospitals, with their accompanying technology and manpower. The local hospitals further increased competition by improving their services. Rumah Sakit Islam Jakarta Timur (RSIJT; East Jakarta Islamic Hospital) responded to this competition by enhancing the ability of its employees in understanding consumer behavior and factors that influence consumer behavior. Aims: The purpose of this investigation was to study the attitudes, subject norms and actual experiences of consumers, and their relationship with consumers’ interests in reutilization of inpatient services. Method: The subjects were 76 adult inpatients who were self-admitted to the RSIJT, treated at least 3 x 24 hours, and who were permitted to go home between 16 July and 26 July 1998. A validated 59-item questionnaire was administered to these subjects. Results: Attitude, subject norm and actual experience together were not strongly related to consumers’ interest in reutilization of inpatient services. The actual experience-reutilization relationship was the strongest.
Kata Kunci : Manajemen Rumah Sakit,Minat Konsumen,Rawat Inap