Laporkan Masalah

Pengaruh pemberian alkohol peroral terhadap jumlah trombosit dan gambaran histologis megakariosit pada tikus putih (Rattus norvegicus) jantan dewasa

ISTARTININGSIH, Rita, dr. Bambang Soejatno

2004 | Tesis | S2 Ilmu Kedokteran Dasar

Alkohol atau ethyl alkohol adalah senyawa kimia dengan rumus molekul C2H5OH dibuat dari fermentasi tepung, gula dan karbohidrat lain. Banyak penelitian menunjukkan bahwa pemberian alkohol akan menimbulkan efek pada sistim hematologi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh alkohol terhadap jumlah trombosit dan gambaran histologik megakariosit,diameter serta jumlah megakariosit pada tikus putih jantan dewasa. Duapuluh empat tikus putih jantan dewasa, sehat, umur kurang lebih 3 bulan, berat badan 180-250 gram, dibagi secara random menjadi 4 kelompok, masing-masing 6 ekor tikus. Sebelum perlakuan tikus putih jantan diadaptasikan dalam kandang selama 2 minggu.Pemeriksaan jumlah trombosit dilakukan pada hari pertama sebelum diberi perlakuan dengan alkohol Setiap hari tikus diberi makan dan minum ad libitum, pada jam 9.00 tikus diberi perlakuan dengan alkohol. Dua jam sebelum dan sesudah perlakuan tikus dipuasakan. Pemberian alkohol adalah sebagai berikut :kelompok I atau kontrol diberi akuades 2,5 ml sekali sehari, kelompok II,III, dan IV masing-masing diberi 2,5 ml alkohol dengan konsentrasi 3%, 12% dan 20% dalam akuades sekali sehari. Semua tikus diberi perlakuan dengan alkohol peroral selama 30 hari pada hari ke 31 diambil darahnya untuk pemeriksaan jumlah trombosit, kemudian tikus dikorbankan untuk pembuatan preparat histologik sumsum tulang. Untuk keperluan pembuatan preparat sumsum tulang diambil tulang femur sebelah kanan. Jumlah trombosit dihitung dengan alat automatic hematology analyzer sysmex, sedangkan pembuatan preparat histologik dilakukan dengan metode parafin dan pewarnaan H-E. Dengan uji t didapatkan tidak ada perbedaan yang bermakna antara jumlah trombosit sebelum dan sesudah perlakuan ( p = 0,591). Sesudah perlakuan terjadi kenaikan jumlah trombosit pada kelompok perlakuan 3% dan terjadi penurunan jumlah trombosit pada kelompok perlakuan 12% dan 20% bila dibandingkan dengan kelompok kontrol, tetapi pengujian secara statistik dengan analisa varian satu jalan menunjukkan perbedaan yang tidak bermakna (p=0,244). Pada penelitian ini jumlah megakariosit tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan alkohol (p=0,345 ). Terjadi pengecilan diameter megakariosit, secara statistik dengan Kruskal Wallis bermakna (p<0,05 ). Kesimpulan penelitian ini adalah pemberian peroral alkohol pada tikus jantan putih tidak mempengaruhi jumlah trombosit dan megakariosit, tetapi menge cilkan diameter megakariosit.

Alcohol (C2H5OH) is fermentation product of starch, sugar and others carbohydrat. Many studies demonstrated that the administration of alcohol will effect the hematological system. This study was aimed at to investigate the effect of alcohol on the number of thrombocyte, morfology of megakaryocyte, number and diameter megakaryocyte in the male white adult rat. Twenty four healthy male rats more than 3 month old and 180-250 gram body weight were divided randomly into 4 groups of 6 rats each. Before the treatment, they were adapted in cage for 2 weeks. Two hours before and after received alcohol, the rats were fasted. Group I or control was given aquades 2,5 ml/day. Group II,III, and IV were given with alcohol 3%, 12%, and 20% in aquades. Treatment was given orally during 30 days and the rat were fed a diet and drinking water ad libitum. On 31th day, the blood was taken for the number of thrombocyte, then the rats were killed for bone marrow preparation histologically making. For this, the bone marrow right femur was taken. The number of thrombocyte was counted using the automatic hematology sysmex, while the histological preparation making was performed with the parafin method and H-E staining. Using t-test, they was no significant difference between the number of thrombocyte before and after the treatment . After the treatment, the number of thrombocyte were increased in the treatment groups as hight 3% and were decreased 12% and 20% in the treatment groups compared to the control groups, but no significant statistically (p=0,244).In this study, the number of megakaryocyte were decreased significantly (p<0,05). Conclusion, the peroral administration of alcohol on the male white rats did not affect the number of thrombocyte and megakaryocyte, but reduced diameter of megakaryocyte.

Kata Kunci : Biomedis,Alkohol Peroral,Trombosit dan Megakariosit, Alcohol, Thrombocyte, Megakaryocyte, Rattus Norvegicus


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.