KEANEKARAGAMAN JENIS BURUNG DI BUKIT BERJO, BUKIT BUTHAK, BUKIT GEDHANG, BUKIT NGAMPON, DAN BUKIT PARE DI KECAMATAN GODEAN DAN KECAMATAN SEYEGAN KABUPATEN SLEMAN
Priyo Nurcahyo, Seno Adi Subroto, S.Hut, MSc.
2008 | Skripsi | S1 KEHUTANANIndonesia memiliki keanekaragarnan Jems burung yang cukup berlimpah. Keanekaragaman jenis burung di suatu wilayah dapat mencerminkan tingginya kehidupan liar di daerah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah jenis tumbuhan dan keanekaragarnan jenis burung di seluruh lokasi penelitian, membandingkan jenis tumbuhan dan keanek.aragaman jenis burung antar lokasi penelitian. Metode yang digunakan adalah teknik ku adran (point centered quarter method) untuk mengumpulkan data tumbuhan dan teknik point count untuk mengumpulkan data burung pada semua lok.asi penelitian. Analisis komposisi jenis burung untuk tiap bukit menggunakan rumus estimasi densitas jenis burung, indeks keanekaragarnan Shanon, indeks kerataan jenis, dan indeks kekayaan Margalif. Untuk analisis jenis tumbuhan menggunakan metode INP (Indeks Nilai Penting). Kemudian untuk mengetahui perbandingan jenis tumbuhan antar bukit menggunakan rumus indeks perbedaan dan untuk mengetahui perbandingan keanekaragaman jenis bun.mg antar bukit menggunakan metode statistik nonpararnetrik Mann-Whitney test (uji U). Terdapat 30 jenis tumbuhan dari 15 famili dan 89 jenis burung dari 2 8 famili pada semua Iokasi penelitian. Indeks Nilai Penting pada bukit Berjo, bukit Buthak, dan bukit Gedhang ditempati oleh pohon Jati (I'ectona grandis) dengan nilai masing-masing· 140, 839 ; 171,392 ; 72,585. Kemudian pada bukit Ngampon dan bukit Pare INP tertinggi ditempati oleh pohon Popohan (Buchanania arborescen) dengan nilai masing-masing 1 2 0,901 dan 85,629. Kemudian untuk nilai estimasi densitas jenis burung tertinggi pada bukit Berjo, bukit Buthak, dan bukit Gedhang ditempati oleh Burung madu sriganti (Nectaria jugularis) dengan nilai masing-masing bukit Berjo 2,4 individu/ha; bukit Buthak 6,4 individu/ha; dan bukit Gedhang 3,5 individu/ha. Sedang untuk bukit Ngampon dan bukit Pare nilai estimasi densitas jenis burung tertinggi adaJah Bondol jawa (Lonchura leucogastroides) dan Kutilang (Pycnonotus aurigaster) dengan nila masing-masing adalah 4,5 individu/ha dan 10 individu/ha. Hasil perbandingan jenis tumbuh an antar bukit menyatakan bahwa jenis tumbuhan pada bukit Buthak berbeda dengan jenis tumbuhan pada bukit-bukit lainnya. Dibuktikan dengan nilai indeks perbedaan antara bukit Buthak dengan bukit-bukit lainnya yang bemilai lebih dari 50. Kemudian untuk perbandingan keanekaragarnan jenis burung diketahui bahwa keanekaragaman jenis burung pada bukit Gedhang tidak berbeda dengan keanekaragarnan jenis burung pada bukit-bukit lainnya. Dibuktikan dengan nilai uji U antara bukit Gedhang dengan bukit-bukit lainnya yang bemilai lebih dari 0,05.
Indonesia has plentiful of birds diversity. The diversity of birds in pointed area can represent the highly density of wild life in that area. The purposes of the research was investigate the quantity of plants variety and birds diversity in whole research areas, compare of plants variety and birds diversity between research location. Point centered quarted method was used to collect the plants data and point count method was used to collect the birds data. Both of methods was used in whole research location. The composition analysis of birds variety in each hills with density estimation formula, Shanon diversity index, eveness variety index, and Margalif richness variety index. Plants variety was analysed using Important Value lndeks (IVI). To compare the plants variety between hills area, the differential index was used, and Mann-Whitney nonparametric method (U test) was implemented to compare the birds diversity between hills area. There are 30 species of plants from 15 familis and 89 spicies of birds from 28 familis in whole research location.The highly IVI at Berjo hill, Buthak hill, and Gedhang hill are 140,839; 171,392; and 72,585 for Teak (Tectona gram/is). Popohan (Buchanania arborescen) has highly IVI in Ngampon hill and Pare hill with 120,901 and 85,629. For density estimation of birds variety, Olive-backed Sunbird (Nectarinia jugularis) has highly values in Berjo hill, Buthak: hill, and Gedhang hill with 2,4 individu/ha; 6,4 individu/ha; and 3,5 individu/ha Javan munia (Lonchura leucogastroides) with 4,5 individu/ha in Ngampon hill and Sooty-headed Bulbul (Picnonotus aurigaster) in Pare hill with 10 individu/ha. The comparison result represents that plants variety in Buthak hill different from others hills, with differential index value more than 50. Gedhang hill is not quite different with others in bird diversity, that represent with U tes value that more than 0,05.
Kata Kunci : keanekaragaman, burung, tumbuhan, bukit.