Laporkan Masalah

HUBUNGAN ANTARA PERSEPSI DENGAN AKTIVITAS WISATAWAN DI TAMAN WISATA ALAM GROJOGAN SEWU TAWANGMANGU

Sophia M Djami , Ir. Lies Rahayu, WF, MP.

2008 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Persepsi adalah proses menerima, menyeleksi, mengorganisasikan, mengartikan, menguji dan memberikan reaksi kepada rangsangan pancaindra atau data. Persepsi dipengaruhi oleh objek persepsi, karakter orang serta stimulus sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi wisatawan yang berkunjung ke TWA Grojogan Sewu (Tawangmangu), aktivitas yang dilakukannya serta hubungan antara persepsi dengan aktivitas yang dilakukan. Informasi persepsi wisatawan diklasifikasikan dalam 3 aspek yaitu obyek dan daya tarik wisatawan (ODTW), fasilitas dan kualitas jasa. Jenis aktivitas yang dilakukan oleh wisatawan ada 10 yaitu menikmati pemandangan, penelitian, bersantai, menyepi/menyendiri, berenang, memotret, mandi di air mancur, mandi di air terjun, wisata kuliner/makan dan piknik. Karakteristik wisatawan yang diamati adalah umur, jenis kelamin, pendidikan terakhir, sumber informasi dan frekuensi kunjungan. Informasi persepsi wisatawan diperoleh melalui kuesioner dalam bentuk poin-poin pertanyaan menggunakan skala Likert dan dianalisis menggunakan metode K Means Cluster. Sedangkan jenis aktivitas ditentukan sendiri oleh wisatawan lewat pilihan pada kuesioner dan dianalisis secara deskriptif. Untuk mengetahui hubungan antara persepsi dan aktivitas yang dilakukan menggunakan uji kontingensi (Chi-Square). Hasil penelitian menunjukkan bahwa wisatawan memiliki persepsi sedang terhadap ODTW (55%), persepsi baik terhadap fasilitas (80%) dan persepsi sedang terhadap kualitas jasa (61 %). Aktivitas yang paling banyak dilakukan adalah memotret yaitu sebanyak 98%. Karakteristik wisatawan didominasi oleh kelompok usia muda yaitu 17-21 tahun sebanyak 23 orang, dengan jenis kelamin terbanyak laki-laki yaitu 57 orang, pendidikan terakhir terbanyak adalah SMU, sumber informasi terbanyak adalah dari teman dan frekuensi kunjungan terbanyak adalah 1 kali yaitu sebanyak 42 orang. Secara umum tidak ada hubungan yang signifikan antara persepsi wisatawan terhadap ODTW dengan aktivitas yang dilakukan, demikian pula pada aspek persepsi wisatawan terhadap fasilitas terhadap aktivitas yang dilakukan. Sedangkan persepsi wisatawan yang mempunyai hubungan signifikan dengan aktivitas yang dilakukan hanya pada kualitas jasa dengan aktivitas bersantai. Kata kunci : Persepsi, aktivitas wisatawan, Skala Likert, Karakteristik Wisatawan,

Perception is a process of receiving, selecting, organizing, translating, testing and giving reaction to sense stimuli or data. Perception is influenced by perception object, people character and social stimuli. This research aims to determine the level of tourists perception who travel to TWA Grojogan Sewu (Tawangmangu), activities done and the correlation between perception level and the activities. Information of tourist perception level is classified into 3 aspects that is tourist object and attraction (ODTW), facility and service quality. The type of activity done by tourist is 10 types including enjoying natural scene, research, relaxing, being lonely, swimming, taking photograph, taking a bath in a pitfall, culinary tourism and picnic. The tourist characteristics observed are age, sex, education, information source, and frequency of traveling. Information of tourist perception level is obtained by questionnaire inform of items using Likert scale and analyzed using K Means Cluster method. The type of activity is self-determined by tourist by choosing in questionnaire and analyzed descriptively. Contingency test (Chi-Square) is conducted to determine the relationship between perception level and the activity done. The result of research showed that tourist had medium perception level on ODTW (55%), good perception level on facility (80%), and medium perception level on service quality (61 %). The activity most done was taking photograph as much as 98%. Tourist characteristic was dominated by young group of 17-21 years old as 23 persons, and sex was dominated by male as 57 persons, education was Senior High School, source of information was dominated by friend and the frequency of travel was dominated by one times as 42 persons. Generally, there was no significant correlation between tourist perceptions of ODTW on the activity done. The aspect of tourist perception level to facility on activity done was also similar. Tourist perception level that had significant correlation on activity done was only on service quality with activity of relaxation.

Kata Kunci : Persepsi, aktivitas wisatawan, Skala Likert, Karakteristik Wisatawan, hubungan persepsi-aktivitas.

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf