Penyelesaian Perkara Tindak Pidana Kekerasan Dalam Rumah Tangga Yang Dilakukan Oleh Prajurit Tentara Nasional Indonesia Melalui Keadilan Restoratif
Ana Purwanto, Dr. Supriyadi, S.H., M.Hum
2024 | Tesis | S2 Ilmu Hukum
Penelitian ini memiliki tujuan untuk
mengeksplorasi, menemukan, dan menganalisis dasar pemikiran penyelesaian
perkara tindak pidana KDRT yang pelakunya merupakan anggota TNI melalui
keadilan restoratif dan untuk menentukan parameter kejahatan KDRT yang dilakukan
oleh anggota TNI yang dapat diselesaikan melalui keadilan
restoratif. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian hukum normatif.
Penelitian ini menggunakan data Sekunder meliputi bahan-bahan hukum primer,
sekunder serta tersier kemudian juga ditambah data primer dengan melakukan
wawancara kepada narasumber, Perundang-undangan digunakan sebagai pendekatan
dalam penelitian dan pendekatan konseptual. Data penelitian dianalisis secara
kualitatif dan dijabarkan deskriptif preskriptif.Hasil yang ditemukan dalam
penelitian ini didapati dua kesimpulan. Pertama, dasar pemikiran penyelesaian
perkara KDRT oleh Prajurit TNI dengan keadilan restoratif telah mempunyai
landasan filosofis berdasarkan sila ke-4 Pancasila, landasan sosiologis
merupakan kebutuhan masyarakat militer dimana penyelesaian dengan menggunakan
keadilan restoratif lebih efektif daripada dengan retributif dan landasan
yuridis kondisi saat ini belum ada aturan tentang penyelesaian dengan
menggunakan keadilan restoratif sehingga perlu diterbitkan aturan. Kedua,
Parameter KDRT dilakukan oleh Prajurit TNI yang dapat diselesaikan melalui
keadilan restoratif dapat ditentukan dari bentuk-bentuk KDRT yang ringan
sifatnya, meriupakan delik aduan dan bukan pidana pengulangan serta mekanisme
penyelesaiannya dapat dilakukan melalui hukuman disiplin dan apabila melalui
persidangan dapat dilakukan oleh hakim dalam mempertimbangan suatu putusan.
This research aims to explore, discover and analyze the rationale for resolving domestic violence cases where the perpetrator is a member of the TNI through restorative justice and to determine the parameters of domestic violence crimes committed by members of the TNI that can be resolved through restorative justice. This research is a normative legal research. This research uses secondary data including primary, secondary and tertiary legal materials, then also adds primary data by conducting interviews with sources. Legislation is used as an approach in research and a conceptual approach. The research data was analyzed qualitatively and described in prescriptive descriptive term. The results found in this research yielded two conclusions. First, the rationale for resolving domestic violence cases by TNI Soldiers using restorative justice has a philosophical basis based on the 4th principle of Pancasila, the sociological basis is the needs of the military community where resolution using restorative justice is more effective than retributive justice and the juridical basis of the current condition has no regulations. regarding resolution using restorative justice so regulations need to be issued. Second, the parameters of domestic violence carried out by TNI Soldiers which can be resolved through restorative justice can be determined from forms of domestic violence which are mild in nature, constitute a complaint offense and not a repeat crime and the resolution mechanism can be carried out through disciplinary punishment and if it goes through trial it can be carried out by a judge in consideration a decision.
Kata Kunci : KDRT, Prajurit TNI, Penyelesaian perkara Militer, Keadilan Restoratif