Laporkan Masalah

PENGARUH PEMBERIAN TEPUNG KERABA TELUR DENGAN DAN TANPA PERENDAM ASAM FOSFAT PADA RANSUM TERHADA KADAR KALSIUM TULANG TIBIA DAN PLASMA DARAH AYAM BROILER

Johan Anorraga, Dr. Ir. Supadmo, M.S.; Prof. Dr. Ir. Tri Yuwanto, Su., DEA

2012 | Skripsi | S1 PETERNAKAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan tepung kerabang telur (TKT) pada level 0, 1, 2 dan 3 dengan dan tanpa perendaman asam fosfat 5% (P) terhadap kualitas tulang tibia. Pada percobaan ini digunakan 147 ekor ayam broiler strain Lohmann (MB 202) dan dibagi kedalam tujuh macam ransum percobaan yaitu T0 (0% TKT dan 0% P), T1 (1% TKT dan 0% P), T2 (2% TKT dan 0% P), T3 (3% TKT dan 0% P), T4 (1% TKT dan 5% P), T5 (2% TKT dan 5% P) dan T6 (3% TKT and 5% P). Setiap ransum diberikan kepada 21 ekor ayam yang terdiri dari 3 ulangan dengan 7 ayam setiap ulangan dari umur 8 sampai 35 hari. Penelitian disusun Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola searah dan dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) serta uji Ortogonal Kontras. Hasil penelitian menunjukan bahwa kadar kalsium tulang tibia pada perlakuan T1(14,00 g/ml), T3 (16,25 g/ml), T5 (15,55 g/ml) dan T6 (17,18 g/ml) lebih tinggi dibanding T0 (13,14 g/ml) (P<0,05) dan kadar kalsium plasma darah pada perlakuan T4 (16,67 mg/dl) lebih tinggi dibandingkan T0 (13,38 g/dl), tetapi pada perlakuan T6 (11,98 mg/dl) lebih rendah dibandingkan kontrol (P<0,05). Kadar kalsium tulang tibia dan plasma darah dipengaruhi oleh penggunaan tepung kerabang telur dengan dan tanpa perendaman asam fosfat 5% (P<0,05) tanpa berpengaruh terhadap karakteristik tulang tibia (P<0,05). Pada penelitian ini disimpulkan bahwa penggunaan tepung kerabang telur dengan dan tanpa perendaman asam fosfat dalam ransum berpengaruh terhadap kadar kalsium tulang tibia dan kadar kalsium plasma darah tanpa berpengaruh terhadap karakteristik tulang tibia. (Kata Kunci: Broiler, Tepung Kerabang, Asam Fosfat, Tulang Tibia, Plasma Darah)

The effect of dietary 0%, 1%, 2% and 3% levels of egg shell mash (EM) with and without 5% phosporic acid (P) immersion was investigated on tibia bone quality of broiler chickens. This experiment used 147 Lohmann broiler (MB 202) unsex were divided into 7 experimental levels, the diets consists of ration T0 (0% EM and 0% P), T1 (1% EM and 0% P), T2 (2% EM and 0% P), T3 (3% EM and 0% P), T4 (1% EM and 5% P), T5 (2% EM and 5% P) and T6 (3% EM and 5% P). Each diet was feed to 21 birds which were divided into three replications with seven birds each. The experimant was concluded from 8 days until 35 days of age. The treatments was formulated in Complete Randomized Design (CRD) One Way Classification. The results showed that the calcium content of tibia bone in the treatment T1 (14.00 g / ml), T3 (16.25 g / ml), T5 (15.55 g / ml) and T6 (17.18 g / ml) more higher than T0 (13.14 g / ml) (P <0.05) and calcium levels in blood plasma T4 treatment (16.67 mg / dl) higher than T0 (13.38 g / dl), but the treatment T6 (11.98 mg / dl) was lower than controls (P <0.05). Tibial calcium and blood plasma calcium levels were affected by the treatments (P <0.05), without affecting on tibia bone characteristics (P> 0,05). It can be concluded that the use of egg shell mash with and without immersion acid phosphate in feed affect on tibial calcium and blood plasma calcium levels with no effect on the characteristics of the tibia bone. (Key Words: Broiler, Egg Shell Mash, Phosphoric Acid, Tibia Bone, Blood Plasma)

Kata Kunci : Broiler, Tepung Kerabang, Asam Fosfat, Tulang Tibia, Plasma Darah)


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.