Laporkan Masalah

Pengaruh Penambahan Asam Suksinat Dan Vitamin B-12 Terhadap Biosintesis Eritromisina Pada Kultur Biakan Saccharopolyspora erythrea

Hilda Ismail , Dra. Retno S. Sudibyo, M.Sc., Apt.; Drs. Umar A. Jenie, M.Sc., PhD., Apt.

1991 | Skripsi | S1 FARMASI

? Telah dilakukan penelitian mengenai pengaruh penambahan natrium suksinat (perlakuan S) dan natrium suksinat bersama vitamin B-12 (perlakuan S') ke dalam fermentasi Sac- charopolyspora erythrea, sebagai prekursor untuk menaikkan produksi eritromisina. Proses fermentasi Saccharopolyspora erythrea dilakukan dalam labu erlenmeyer 1000 ml yang berisi 250 ml medium. Inkubasi dilakukan pada temperatur kamar selama 12 hari (288 jam). Aerasi dilakukan dengan cara penggojogan. Prekursor ditambahkan setelah dicapai fase stasioner. Kadar natrium suksinat yang digunakan pada perlakuan S maupun S' adalah 0,5%, dan kadar vitamin B-12 yang ditambahkan pada perlakuan s' adalah 2 ?g/ml. Pengambilan cuplikan dilakukan setiap 24 jam. Pemantauan yang dilakukan selama masa produksi adalah penetapan Bobot Sel Kering (BSK), penetapan potensi antibiotika dengan uji hayati menggunakan bakteri Sarcina lutea, serta uji kualitatif menggunakan KLT dan spektrofotometer UV. Dari hasil penelitian diketahui bahwa profil pertumbuhan bakteri mencapai fase stasioner pada jam ke-72. Karenanya penambahan prekursor dilakukan pada jam ke-72. Hasil menunjukkan bahwa penambahan prekursor natrium suksinat 0,5% ke dalam medium fermentasi setelah dicapai fase stasioner menaikkan produksi eritromisina. Sedangkan penambahan natrium suksinat bersama vitamin B-12 2 ?g/ml menekan produksi eritromisina (pengamatan dilakukan dengan membandingkan perlakuan S, S', dan Blanko).

Kata Kunci : Asam suksinat, Eritromisina, Kultur biakan, Vitamin B-12

  1. S1-FAR-1991-HildaIsmail-abstract.pdf  
  2. S1-FAR-1991-HildaIsmail-bibliography.pdf  
  3. S1-FAR-1991-HildaIsmail-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FAR-1991-HildaIsmail-tittle.pdf