Pengaruh Bufer Fosfat Terhadap Degradasi Ampisilina
Devita Ernawati, Drs. Supardjan, MS., Apt.; Dr. Suwaldi, Apt.
1991 | Skripsi | S1 FARMASI? Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh bufer fosfat terhadap degradasi ampisilina. Ampisilina merupakan salah satu antibiotika - laktam. Penyebab utama degradasi ampisilina adalah reaktivitas cincin p-laktam terutama terhadap hidrolisis. Degradasi ampisilina dalam larutan tidak hanya dipengaruhi oleh pH, akan tetapi juga tipe bufer yang digunakan. Penetapan konsentrasi ampisilina dalam bufer fosfat pada berbagai pH yang dipanaskan pada suhu 40 °C, 50 °C, dan 60 °C dilakukan dengan menggunakan TLC- Scanner'. Penetapan konsentrasi tersebut didahului dengan pemisahan ampisilina dari hasil degradasinya menggunakan cara Kromatografi Lapis Tipis. Adapun fase gerak yang digunakan adalah butanol etanol air dan fase diamnya adalah silika gel G 60.Dari persamaan regresi linier antara logaritma relatif konsentrasi sebagai fungsi vaktu (jam) dapat diketahui, bahva ampisilina mengikuti kinetika reaksi tingkat satu semu. Selain itu dapat diperoleh tetapan kecepatan reaksi (k), vaktu pazo (t 1/2), dan vaktu kadaluarsa (tgo). Harga tetapan kecepatan reaksi dari larutan ampisilina dalam bufer fosfat pada pH 4.8, 5.3, 5.8,6.3, dan 6.8 pada suhu 40 °C berturut-turut adalah 7,9.10^-4, 6,3.10^-4, 2,4.10^-4, 1,2.^10-4, dan 1,4^10-4 1/jam.Dari hasil penelitian menunjukkan penurunan konsentrasi yang relatif besar dengan adanya kenaikan suhu. Dari kurva hubungan logaritma tetapan kecepatan reaksi dengan kebalikan dari suhu dapat diperoleh waktu kadaluarsa pada suhu kamar dan energi aktivasi. Harga vaktu kadaluarsa pada suhu kamar dari larutan ampisilina dalam bufer fosfat pada pH 4.8, 5.3, 5.8, 6.3, dan 6.8 berturut-turut adalah 12.3, 15.7, 47.9, 8.0, dan 6.5 hari. Dari hasil penelitian didapatkan ampisilina mempunyai stabilitas tinggi dalam fosfat berturut-turut pada pH 5,8> 5,3 4,8> 6,3> 6,8. ERATA Halaman xiv, baris ke 3, setelah kata 1/jam ada tambahan beberapa kalimat yaitu Harga tetapan kecepatan reaksi dalam bufer fosfat pada pH 4.8, 5.3, 5.8, 6.3 dan 6.8 pada suhu 50 °C berturut-turut adalah 1,4.^10-4, 1,1.^10-4, 5,4.^104, 2,0.^10-4, dan 2,5.^10-3. Untuk tetapan kecepatan reaksi pada suhu 60°c berturut-turut pada berbagai pH yang sama adalah 2,3.^10-3, 2,0.^10-4, 9,7.^10-4, 3,3.^10-3, dan 4,1.^10-3. Halaman xiv, baris terakhir, ada tambahan kalimat yaitu Didalam bufer fosfat, HPO4 lebih reaktif dibandingkan [H2PO4-) dalam mendegradasi ampisilina yang sama.
Kata Kunci : Ampisilina, Buffer fosfat, Degradasi, Kromatografi, Spektrofotometri