PERBANDINGAN KECERNAAN NUTRIEN PADA KAMBING BLIGON DAN KAMBING KEJOBONG YANG DIBERI PAKAN RUMPUT RAJA DAN JERAMI KACANG TANAH
Fandi Widya Rachman, Ir. Chusnul Hanim, M.Si.; Prof. Dr. Lies Mira Yusiati, SU.
2012 | Skripsi | S1 PETERNAKANPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui kecernaan nutrien pakan pada kambing Bligon dan Kejobong jantan yang diberi pakan rumput Raja dan jerami kacang tanah. Ternak yang digunakan adalah lima ekor kambing Bligon jantan dan lima ekor kambing Kejobong jantan, berumur antara 6-8 bulan, dengan berat badan awal 15-20 kg ditempatkan pada kandang metabolisme. Pakan serta air minum diberikan secara ad libitum. Penelitian meliputi periode adaptasi selama 14 hari dan periode koleksi selama 7 hari. Pada periode koleksi, sampel pakan, sisa pakan dan feses dikumpulkan untuk dianalisis kadar bahan kering (BK), bahan organik (BO), lemak kasar (LK), serat kasar (SK), protein kasar (PK),dan bahan ekstrak tanpa nitrogen (BETN). Data yang diperoleh dianalisis statistik menggunakan uji T-test. Dapat diambil hasil bahwa konsumsi nutrien, nutrien tercerna dan kecernaan pada kambing Bligon dan Kejobong tidak terdapat perbedaan, kecuali pada kecernaan BETN dalam satuan gram (g) dan persentase (%). Konsumsi BK, BO, LK, SK, PK, dan BETN pada kambing Bligon berturut-turut sebesar 668,03 , 586,12 , 15,47 , 169,85 , 66,78 , dan 334,04 g/ekor/hari, sedangkan pada kambing Kejobong adalah 679,37 , 595,81 , 16,18 , 173,63 , 70,74 dan 335,26 g/ekor/hari. Nutrien tercerna yang meliputi BK, BO, LK, SK, PK, dan BETN tercerna pada kambing Bligon secara berturut-turut sebesar 472,97 , 434,26 , 11,05 , 115,31 , 45,89 dan 262,02 g/ekor/hari, sedangkan pada kambing Kejobong adalah 505,89 , 461,96 , 12,58 , 125,80 , 48,96 dan 274,62 g/ekor/hari. Kecernaan BK, BO, LK, SK, PK, dan BETN pada kambing Bligon secara berturut-turut sebesar 70,82% , 74,11% , 71,37% , 67,88% , 68,60% , dan 78,49%, sedangkan pada kambing Kejobong adalah 74,45% , 77,47% , 77,65% , 72,10% , 69,08% , dan 81,92%. Dapat diambil kesimpulan, tidak terdapat perbedaan kecernaan nutrien pakan pada kambing Bligon dan Kejobong, kecuali pada kecernaan BETN, pada kambing Kejobong lebih baik dibanding kambing Bligon. Kata kunci : Kecernaan nutrien, Kambing Bligon dan Kambing Kejobong.
The experiment was conducted to determine the nutrients digestibillity by Bligon and Kejobong goats fed with king grass and peanuts straw. Five male Bligon and five male Kejobong goats, 6-8 months of ages , with initial body weight 15-20 kg, were placed in metabolism cages. The diet and water were supplied ad libitum. This experiment was done with 14 days adaptation period and 7 days collection period. At the collection period, sample of feed, refusal feed and feces were collected for dry matter (DM), organic matter (OM), ether extract (EE), crude fiber (CF), crude protein (CP), and nitrogen free extract (NFE) analysis. The data obtained were subjected to T-test. The results showed that the nutrients consumption, digested nutrients and nutrients digestibility of Bligon and Kejobong goats were not significantly diferent, except NFE digestibility either in gram (g) and in persentage (%). The Respective DM, OM, EE, CF, CP, and NFE consumption of Bligon goat were 668.03 , 586.12 , 15.47 , 169.85 , 66.78 and 334.04 g/goat/day, whereas for Kejobong goat were 679.37 , 595.81 , 16.18 , 173.63 , 70.74 and 335.26 g/goat/day. The respective digested of DM, OM, EE, CF, and CP of Bligon goat were 472.97 , 434.26 , 11.05 , 115.31 , 45.89 and 262.02 g/goat/day, whereas for Kejobong goat were 505.89 , 461.96 , 12.58 , 125.80 , 48.96 and 274.62 g/goat/day. The respective DM, OM, EE, CF, and CP digestibility of Bligon goat were 70.82% , 74.11% , 71.37% , 67.88% , 68.60% and 78.49% whereas for Kejobong goat were 74.45%; 77.47% , 77.65% , 72.10% , 69.08% and 81.92%. It can be concluded, there were no differences in nutrients digestibility for Bligon and Kejobong goats, except the NFE digestibility, where Kejobong goat was better than Bligon goats. Key words : Nutrients digestibility, Bligon and Kejobong goats.
Kata Kunci : Kecernaan nutrien, Kambing Bligon dan Kambing Kejobong