Laporkan Masalah

Model Konseptual Mentoring Pembentukan Karakter Kepemimpinan Digital untuk Pemuda yang Diselenggarakan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat

Irma Zakiyah, Dr. Pande Made Kutanegara, M.Si.; Prof. Ir. Achmad Djunaedi, MURP., Ph.D.

2024 | Tesis | S2 Mag.Studi Kebijakan

Kepemimpinan digital merupakan unsur penting dalam percepatan transformasi digital nasional untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045. Untuk membentuk karakter kepemimpinan digital, khususnya pada pemuda, diperlukan keterlibatan lembaga swadaya masyarakat (LSM) melalui program mentoring. Cendekiawan Kampung merupakan LSM yang fokus dalam pembentukan karakter kepemimpinan pemuda di kawasan perdesaan. Melalui metode soft system methodology (SSM), penelitian ini bertujuan untuk merumuskan model konseptual mentoring yang tepat dalam upaya pembentukan karakter kepemimpinan digital pemuda yang diselenggarakan oleh Cendekiawan Kampung pada program Startup Desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mentoring yang dirancang oleh Cendekiawan Kampung dalam membentuk karakter kepemimpinan digital pada pemuda perdesaan belum efektif yang ditandai dengan belum optimalnya pelaksanaan tahapan proses mentoring serta keterbatasan konsep mentoring online yang diterapkan karena jaringan internet yang tidak merata dan kurang stabil di Kabupaten Pandeglang. Oleh karena itu, diperlukan model konseptual mentoring yang baru yaitu mentoring offline dengan mengoptimalkan seluruh tahapan proses mentoring serta muatan penanaman karakter kepemimpinan digital. Hal ini merupakan suatu bentuk inovasi kebijakan yang perlu dilakukan dalam upaya mencapai tujuan yang telah ditentukan.

Digital leadership is an important element in accelerating the national digital transformation to achieve the 2045 Golden Indonesia vision. To form the digital leadership character, especially in youth, the involvement of non-governmental organizations (NGOs) is required through mentoring programs. Cendekiawan Kampung is an NGO that focuses on building the digital leadership character of youth in rural areas. Through the soft system methodology (SSM) method, this research aims to formulate an appropriate conceptual model of mentoring in efforts to form the digital leadership character of youth organized by Cendekiawan Kampung in Startup Desa program. The results showed that the mentoring designed by Cendekiawan Kampung in shaping the character of digital leadership in rural youth has not been effective, as indicated by the not yet optimal implementation of the mentoring process stages and the limitations of the online mentoring concept implemented due to the uneven and unstable internet networks in Pandeglang Regency. Therefore, a new conceptual model of mentoring is needed, namely offline mentoring by optimizing all stages of the mentoring process and the content of digital leadership characters. This is a form of policy innovation that needs to be carried out in an effort to achieve predetermined goals.

Kata Kunci : kepemimpinan digital, lembaga swadaya masyarakat, mentoring, pemuda, soft system methodology

  1. S2-2024-502218-abstract.pdf  
  2. S2-2024-502218-bibliography.pdf  
  3. S2-2024-502218-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2024-502218-title.pdf