Model Adaptasi Berwisata Berbasis Smartphone Sebagai Dampak Pemberlakuan New Normal di Yogyakarta
Arina Pramusita, Prof.Dr. Tri Kuntoro Priyambodo.,M.Sc ; Dr. Techn. Khabib Mustofa,S.Si.,M.Kom ; Dr. Dian Arymami,S.IP.,M. Hum
2024 | Disertasi | S3 Kajian Pariwisata
Situasi Pandemic Covid 19 telah membawa dampak yang cukup siginifikan terhadap industri pariwisata,. Sektor pariwisata menjadi salah satu yang paling terdampak, dimana industri ini terkena dampak langsung dari berbagai larangan perjalanan dan penutupan tempat wisata, yang mengakibatkan penurunan drastis dalam jumlah wisatawan dan pendapatan pariwisata secara global. Saat dunia memasuki fase pemulihan, konsep new normal menjadi penting untuk dipertimbangkan. New normal menuntut adaptasi dan inovasi dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam sektor pariwisata.Pandemi COVID-19 telah secara signifikan mengubah cara orang berwisata, baik dari segi persiapan perjalanan hingga pengalaman saat berada di destinasi wisata. Dalam konteks ini, aplikasi digital muncul sebagai solusi yang menjanjikan. Aplikasi digital telah menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari, memfasilitasi berbagai aktivitas, termasuk dalam perjalanan dan pariwisata. Dengan memanfaatkan potensi teknologi digital, industri pariwisata dapat menyesuaikan diri dengan new normal. Seiring dengan pemberlakuan new normal, industri pariwisata telah mengalami transformasi yang signifikan untuk tetap relevan dan memenuhi kebutuhan wisatawan.
Penelitian ini memiliki dua tujuan utama, yaitu, pertama, untuk menganalisa faktor-faktor yang paling dominan mempengaruhi penggunaan aplikasi smartphone sebagai bentuk adaptasi perilaku berwisata di masa new normal, dan kedua, untuk menganalisa perubahan perilaku berwisata sebagai bentuk adaptasi berwisata di masa new normal. Penelitian ini menggabungkan TAM dan TPB untuk memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai perilaku penggunaan aplikasi digital pariwisata di masa pandemi. TAM menjelaskan faktor-faktor yang terkait dengan persepsi kegunaan dan kemudahan dari penggunaan aplikasi, sedangkan TPB memberikan kerangka kerja yang melibatkan faktor-faktor psikologis dan sosial dalam menjelaskan niat dan perilaku individu, sementara Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode survei digital, wawancara dan observasi lapangan. Data tersebut mencakup profil wisata, pendapat wisatawan, Metode pengambilan sampel adalah purposive sampling, dengan jumlah sampel sekitar 208 responden. Data diolah dengan Smart PLS dan SPSS. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah (1) factor kegunaan, kontrol perilaku dan trust merupakan factor yang signifikan yang melatarbelakangi penggunaan aplikasi digital smartphone oleh wisatawan saat berwisata di masa new normal (2) Situasi pandemic telah menyebabkan adanya perubahan perilaku dalam berwisata sebagai bentuk adaptasi dari situasi yang ada yang meliputi cara berwisata, aktivitas berwisata, pilihan destinasi wisata serta penggunaan layanan tanpa kontak langsung melalui aplikasi digital di smartphone.
The Covid 19 Pandemic situation has had a significant impact on the tourism industry. The tourism sector is one of the most affected, where this industry is directly affected by various travel bans and closures of tourist attractions, which have resulted in a drastic decline in the number of tourists and tourism revenues globally. As the world enters a recovery phase, the concept of a new normal becomes important to consider. The new normal demands adaptation and innovation in various aspects of life, including in the tourism sector. The COVID-19 pandemic has significantly changed the way people travel, both in terms of travel preparations and experiences while at tourist destinations. In this context, digital applications emerge as a promising solution. Digital applications have become an integral part of everyday life, facilitating various activities, including travel and tourism. By utilizing the potential of digital technology, the tourism industry can adapt to the new normal. Along with the implementation of the new normal, the tourism industry has undergone a significant transformation to remain relevant and meet the needs of tourists.
This study aims to (1), analyze factors influencing the use of smartphone applications as a form of adaptation to traveling behavior in the new normal period, and (2) to analyze tourist behavioral change in new normal period.
This research integrates TAM and TPB to provide a more comprehensive understanding of the behavior of using digital tourism applications during a pandemic. TAM describes factors related to perceived usefulness and ease of use of applications, while TPB provides a framework that incorporates psychological and social factors in explaining individual intentions and behavior, while TPB provides a framework that involves psychological and social factors in explaining individual intentions and behavior
This study uses a quantitative approach. Data collection was carried out using digital survey methods, interviews and field observations. The data includes tourist profiles, tourist opinions. The sampling method is purposive sampling, with a sample size of around 208 respondents. Data is processed with Smart PLS and SPSS. The results obtained from this study are (1) utility, control behavior and trust were significant factors in the use of digital smartphone applications by tourists when traveling during a pandemic (2) The pandemic situation caused changes in traveling behavior as a form of adaptation to the situation which includes how to travel, travel activities, choice of tourist destinations and use of contactless services through digital applications on smartphones
Kata Kunci : smartphone, penggunaan, intensi, perilaku, wisatawan nusantara/smartphone, use, intention, behavior, domestic tourist