Model Pengembangan Wisata Minat Khusus Pada Geosite Gua Cokro dan Geosite Gua Kalisuci Kabupaten Gunungkidul
Elisa Dwi Rohani, Prof. Dr. M Baiquni, M.A ; Dr. Ir. Djoko Wijono, M.Arch ; Drs. John Soeprihanto, MIM, Ph.D.
2024 | Disertasi | S3 Kajian Pariwisata
Model perkembangan pariwisata mengalami perubahan seiringperkembangan produk dan pasar pariwisata. Bentuk pariwisata yang sesuai dengan keinginan dan minat pribadi wisatawan dan pengalaman individu secara umum disebut sebagai wisata minat khusus. Salah satu bentuk wisata minat khusus berbasis potensi alam dengan memanfaatkan geologi-vulkanik, yaitu wisatapenjelajahan gua-gua alam (caving) serta rock climbing. Penjelajahan Gua menjadi salah satu bentuk kegiatan wisata minat khusus dengan aktivitas utamanya adalah petualangan penelusuran gua yang banyak mengeluarkan tenaga serta mengandung unsur tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi daya tarik wisata Gua Cokro dan dan Gua Kalisuci untuk dapat dikembangkan sebagai model wisata minat khusus berbasis keunikan geologi, menganalisis kriteria gua Cokro dan Gua Kalisusi sebagai tipe wisata minat khusus dengan tetap mempertimbangkan aspek keberlanjutan dan pelestarian, serta merumuskan secara deskrpitif teori dan konsep mengenai wisata minat khusus pada potensi alam gua melalui pemahaman tinjuan pustaka dan fakta empiris, dilanjutkan dengan merumuskan model pengembangan wisata minat khusus di Gua Cokro maupun Gua Kalisuci yang berbasis pada pelestarian dan pemanfaatan alam untuk pariwisata. Penelitian ini mengunakan pendekatan penelitian kualitatif komparatif berkaitan dengan pengkajian fenomena secara lebih rinci atau membedakannya dengan fenomena yang lain. Penelitian ini dilakukan pada dua geosite Gunungsewu yang ditetapkan sebagai UNESCO Geopark yaitu Gua Cokro dan Gua Kalisuci. Pemenuhan Kriteria Wisata Minat Khusus pada Gua Kalisuci dan Gua Cokro mengacu pada kriteria wisata minat khusus meliputi prinsip wisata minat khusus, tujuan dan sasaran wisata minat khusus, persyaratan gua sebagai wisata minat khusus, kriteria gua untuk wisata minat khusus, management show cave.Konstruksi model wisata minat khusus pada gua Kalisuci perpaduan antara wisata dan olah raga yang mencakup unsur-unsur olah raga meliputi . infrastruktur gua, sumber daya alam gua, perlengkapan susur gua, syarat dan peraturan bagi, peserta, aktivitas rekreasi. Konstruksi model wisata minat khusus gua Cokro yang menitikberatkan pada aspek petualangan dan edukasi. Aspek edukasi meliputi. ketertarikan umum proses belajar pada saat berwisata, pengetahuan tentang sejarahGua Cokro, dan pengetahuan proses terbentuknya Gua Cokro. Sedang aspek petulangan meliputi kegiatan di luar ruangan, melibatkan unsur risiko, eksplorasi lingkungan alam gua, tujuan perjalanan adalah untuk memperoleh pengalaman.
Kata kunci : Wisata Minat Khusus, Wisata Gua, Model Pengembangan, Gua Cokro, Gua Kalisuci
The model of tourism development has changed along with the development of tourism products and markets. Forms of tourism that match the traveler's personal desires and interests and individual experiences are generally referred to as special interest tourism. One form of special interest tourism is based on natural potential by utilizing geology, namely natural cave exploration tours (caving) and rock climbing. Cave exploration is a form of special interest tourism activity with the main activity being a cave exploration adventure that spends a lot of energy and contains elements of challenge.
This study aims to identify the tourist attraction of Cokro Cave and Kalisuci Cave to be developed as a special interest tourism model based on geological uniqueness, analyze the criteria of Cokro Ccave and Kalisuci Cave as a type of special interest tourism while considering aspects of sustainability and preservation, and formulate descriptively theories and concepts regarding special interest tourism on the natural potential of caves through understanding literature and empirical facts, followed by formulating a special interest tourism development model in Cokro Cave and Kalisuci Cave based on the preservation and utilization of nature for tourism. This study uses a comparative qualitative research approach related to the study of phenomena in more detail or distinguishing them from other phenomena. This research was conducted on two Gunung Sewu geosites designated as UNESCO Geoparks, namely Cokro Cave and Kalisuci Cave.
Fulfillment of Special Interest Tourism Criteria in Kalisuci Cave and Cokro Cave refers to special interest tourism criteria including special interest tourism principles, special interest tourism destinations and targets, cave requirements as special interest tourism, cave criteria for special interest tourism, and cave show management. Construction of a special interest tourism model in Kalisuci Cavecave is a blend of tourism and sports that includes elements of sports include. Cave infrastructure, cave natural resources, cave trail equipment, terms and regulations for participants, and recreational activities. Construction of a special interest tourism model of Cokro cave that focuses on adventure and educational aspects. The educational aspect includes. general interest in the learning process while traveling, knowledge of the history of Cokro Cave, and knowledge of the process of formation of Cokro Cave. While the adventure aspect includes outdoor activities, involving elements of risk, and exploration of the natural environment of the cave, the purpose of the trip is to gain experience.
Keywords: Special Interest Tourism, Cave Tourism, Development Model, Cokro Cave, Kalisuci Cave
Kata Kunci : Wisata Minat Khusus, Wisata Gua, Model Pengembangan, Gua Cokro, Gua Kalisuci