Hubugan antara persepsi tentang karakteristik konselor dan persepsi tentang efektivitas layanan konseling individual dengan minat berkonsultasi pada siswa SMU
MUHAMMADI, Dr. Yapsir Gandi Wirawan, MA
2004 | Tesis | S2 PsikologiPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara persepsi tentang karakteristik konselor sekolah dan persepsi tentang efektivitas layanan konseling individual dengan minat berkonsultasi pada siswa SMU. Subjek penelitian berjumlah 110 siswa SMU Negeri 2 Padang yang terdaftar pada tahun ajaran 2002–2003, dan telah pernah ikut layanan konseling individual dengan konselor sekolah. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tiga skala, yaitu skala persepsi tentang karakteristik konselor sekolah, skala persepsi tentang efektivitas layanan konseling individual, dan skala minat berkonsultasi pada siswa. Analisis data menggunakan teknik analisis regresi. Hasil perhitungan analisis regresi menunjukkan adanya korelasi positif yang sangat signifikan antara persepsi tentang karakteristik konselor sekolah dan persepsi tentang efektivitas layanan konseling individual dengan minat berkonsultasi pada siswa (r=0,567; p<0,01). Hasil korelasi lugas menunjukkan: (a) ada korelasi positif yang sangat signifikan antara persepsi tentang karakteristik konselor sekolah dengan minat berkonsultasi pada siswa (r= 0,654; p<0,01), dan (b) ada korelasi positif yang sangat signifikan antara persepsi tentang efektivitas layanan konseling individual dengan minat berkonsultasi pada siswa (r= 0,694; p>0,01). Berdasarkan perhitungan analisis regresi menunjukkan sumbangan efektif variabel persepsi tentang karakteristik konselor sekolah terhadap minat berkonsultasi pada siswa sebesar sebesar 24,018%, dan sumbangan efektif variabel persepsi tentang efektivitas layanan koseling individual terhadap minat berkonsultasi pada siswa sebesar 32,668%. Secara bersama-sama variabel persepsi tentang karakteristik konselor sekolah dan persepsi tentang efektivitas layanan konseling individual memberikan sumbangan efektif sebesar 56,686% terhadap minat berkonsultasi pada siswa. Dari temuan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa minat berkonsultasi yang tinggi pada siswa berkaitan dengan persepsinya tentang karakteristik konselor sekolah dan persepsinya tentang efektivitas layanan konseling individual.
The present research was aimed to identify correlations between perceptions on school counselor characteristics and effective individual counseling services with consulting interests among senior high school students. Subjects involved 110 students of SMU Negeri 2 (Public Senior High School) Padang enrolled during education year of 2002-2003, and had ever attended individual counseling services with school counselors yet. Data were collected through three scales; i.e. perceptive scales on school counselor characteristics, effective individual counseling, and consulting-interest scale among students. Then, the data were analyzed with regression analysis. The calculation results of regression analysis showed a highly significant positive correlation between perceptions on school counseling characteristics and effective individual counseling services with consulting interests among students (r = 0.567; p<0.01). Simple correlation showed: (a) a highly significant positive correlation between perceptions on school counselor characteristics with consulting interests among students (x=0.654; p<0.01), and (b) a highly significant positive correlation between perceptions on effective individual counseling services with consulting interests among students (r=0.694; p>0.01). Regression analysis calculation indicated that individually, the effective contributions of perception variable on school counselor characteristics and effective individual counseling services toward consulting interests among students were 24.018% and 32.668%, respectively. Collectively, perception variables on school counselor characteristics and effective individual counseling services provided 56.686% of effective contribution toward consulting interest among students. Based on such findings, it was presumably concluded that higher interests among students to attend consultation were related to their perceptions on school counselor characteristics and effective individual counseling services.
Kata Kunci : Persepsi,Minat Berkonsultasi