Laporkan Masalah

Peran Oganisasi Non-Pemerintah Dalam Upaya Konservasi Satwa Langka: Studi Kasus Komunitas Sahabat Penyu Pacitan Pada Kawasan Pancer Dorr, Kabupaten Pacitan

Akbar Rizki Madani, Arie Ruhyanto, S.IP., M.Sc., Ph.D.

2024 | Skripsi | ILMU PEMERINTAHAN

Kesenjangan implementasi kebijakan konservasi satwa langka dalam berbagai tingkat pemerintahan mendorong adanya inisiasi dan upaya dari organisasi non-pemerintah untuk bekontribusi dalam menangani persoalan serupa. Tulisan ini menganalisis keterlibatan organisasi non-pemerintah yang menjadi aktor kunci dalam mengatasi persoalan kelestarian lingkungan hidup pada tingkat lokal. Menggunakan konsep collaborative governance, kajian ini bertujuan untuk menjabarkan bagaimana peran Komunitas Sahabat Penyu Pacitan dalam upaya konservasi penyu di Kawasan Pancer Dorr, Kabupaten Pacitan. Kajian dilakukan dengan metode kualitatif-deskriptif melalui wawancara, studi pustaka, dan observasi. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa Komunitas Sahabat Penyu Pacitan berperan sebagai aktor kunci dalam upaya konservasi penyu di Kawasan Pancer Dorr. Tanpa keberadaan Komunitas Sahabat Penyu Pacitan, tidak ada kesadaran untuk memulai upaya konservasi penyu di kawasan tersebut. Komunitas Sahabat Penyu menjadi pelopor sekaligus menggerakkan kolaborasi antar stakeholder dalam tata kelola kawasan Pancer Dorr. Selain itu, Komunitas Sahabat Penyu Pacitan kemudian berperan menjaga keberlanjutan konservasi penyu di kawasan tersebut.

The gap in the implementation of endangered species conservation policies across various levels of government has led to the initiation and efforts by non-governmental organizations to contribute to addressing similar issues. This paper analyzes the involvement of non-governmental organizations as key actors in addressing environmental conservation issues at the local level. Utilizing the concept of collaborative governance, this study aims to explain the role of the Sahabat Penyu Pacitan Community in turtle conservation efforts in the Pancer Dorr Area, Pacitan Regency. The study was conducted using a qualitative descriptive method, including interviews, literature review, and observation. The results indicate that the Sahabat Penyu Pacitan Community plays a key role in turtle conservation in the Pancer Dorr Area. Without the presence of the Sahabat Penyu Pacitan Community, there would be no awareness to initiate turtle conservation efforts in the region. The Sahabat Penyu Community has been a pioneer and a driving force in fostering collaboration among stakeholders in the management of the Pancer Dorr Area. Furthermore, the Sahabat Penyu Pacitan Community continues to play a significant role in maintaining the sustainability of turtle conservation efforts in the area.

Kata Kunci : Organisasi Non-Pemerintah, Konservasi, Collaborative Governance

  1. S1-2024-428261-abstract.pdf  
  2. S1-2024-428261-bibliography.pdf  
  3. S1-2024-428261-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2024-428261-title.pdf