0,05)."> 0,05).">
Laporkan Masalah

Efek Hipoglikemik Fraksi Air dari Perasan Buah Pare (Momordica charantina, L.) Pada Tikus Putih Jantan

Suwadi, DR. Suwidjijo Pramono, Apt; DR. Ngatidjan, M.Sc.

1991 | Skripsi | S1 FARMASI

Pare merupakan tanaman yang banyak tumbuh di daerah tropis. Buahnya banyak dinafaatkan untuk sayuran. Oleh sementara penduduk buah pare digunakan untuk mengobati penyakit kencing manis (diabetes mellitus). Banyak penelitian telah membuktikan bahwa buah pare mempunyai khasiat sebagai penurun kadar glukosa darah. Namun dari bagian manakah, frakai air atau frakai endapan dari perasan buah pare, yang berkhasiat sebagai penurun kadar glukosa darah perlu dilakukan penelitian lebih lanjut. Untuk itu dilakukan penelitian efek hipoglikemik frak si air dari perasan buah pare dengan menggunakan hewan uji tikus putih jantan galur wistar. Penelitian ini menggunakan dua metode uji, yaitu uji toleransi glukosa oral dan uji diabetes mellitus tergantung insulin. Pada uji toleransi glukoss oral digunakan 18 skor tikus yang dibagi menjadi 3 kelompok masing-masing 6 ekor. Kelompok I diberi perlakuan air suling, kelompok II diberi frakai air dari perasan buah pare, kelompok III diberi suspensi tolbutamid. Demikian juga pada uji diabetes mellitus tergantung insulin digunakan 3 kelompok (masing- masing 6 ekor tikus ). Kelompok I diberi perlakuan air su ling, kelompok II diberi fraksi air dari perasan buah pare, kelompok III diberi suntikan insulin sub kutan. Pada uji diabetes mellitus tergantung insulin ini, sebelumnya tikus dibuat diabetes terlebih dahulu dengan disuntik aleksan 100 mg/kg BB secara intravens. Setelah hewan uji diberi perlakuan, setiap 30 menit selama 3 jam diukur kadar glu- kosa darahnya dengan metode Nelson Somogyi. Intensitas wag na yang terbentuk diulur resapannya dengan spektrofotome- ter UV-Vis pada panjang gelombang 750,2 nm. Kadar glukosa darah yang diperoleh dibuat kurva hubungan antara kadar glukosa darah dengan waktu pengambilan sampel. Dari kurva tersebut dilakukan perhitungan luas daerah di bawah kurva (LDDK0-180) setelah dikembalikan ke nilai awalnya. Selanjutnya dilakukan analisa statistik dengan analisa satu jalan dan uji "Tukey" dengan taraf kepercayaan 95 %. Selain itu dilakukan uji kualitatif kandungan kimia fraksi air dari perasan buah pare dengan kromatografi lapis tipis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi air dari perasan buah pare dosis 200 g/kg BB tidak menunjukkan efek hipoglikemik secara bermakna (P>0,05).

Kata Kunci : Buah pare, Fraksi air, Hipoglikemik, Tikus putih jantan

  1. S1-FAR-1991-Suwadi-abstract.pdf  
  2. S1-FAR-1991-Suwadi-bibliography.pdf  
  3. S1-FAR-1991-Suwadi-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FAR-1991-Suwadi-tittle.pdf