0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ekstrak air biji pare tidak menunjukkan efek hipoglikemik yang cukup berarti."> 0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ekstrak air biji pare tidak menunjukkan efek hipoglikemik yang cukup berarti.">
Laporkan Masalah

Efek Hipoglikemik Ekstrak Air Biji Pare (Momordica charantina Linn.)

Faridah Diah Setiany, Dr. Sabikis, Apt

1991 | Skripsi | S1 FARMASI

Dengan tujuan untuk menguji efek hipoglikemik biji (Momordica charantia Linn.), maka telah dilakukan penetapan kadar glukosa darah tikus putih menggunakan metode uji toleransi glukosa oral. Dalam penelitian ini diuji efek eks trak air biji pare 100% b/v dengan dosis 30 ml/kg bobot badan terhadap penurunan kadar glukosa darah tikus menurut uji toleransi glukosa oral dibandingkan dengan uji tolbutamida 0,50% b/v 10 ml/kg bobot badan. Penelitian ini dilaksanakan mengikuti rancangan rambang lugas pada 3 kelompok tikus putih jantan strain Wistar yang masing-masing terdiri dari 6 ekor tikus. Tiap kelompok secara oral diberi pra-perlakuan: kelompok I diberi praperlakuan air suling 20 ml/kg bobot badan; kelompok II diberi esktrak air biji pare 100% b/v 30 ml/kg bobot badan; kelompok III diberi praperlakuan pensitolbutamida 0,50% b/v 10 ml/kg bobot badan. Uji dilakukan dengan toleransi glukosa oral. Hewan percobaan diberi glukosa dengan dosis 1,75 g/kg bobot badan, ke- mudian kadar glukosa darah tikus ditetapkan pada jam ke-1 hingga jam ke +6 secara spektrofotometri menurut metode Nelson Somogyi. Efek hipoglikemik ekstrak air biji pare tersebut dinyatakan sebagai adanya penurunan luas daerah di Bawah kurva (LDDK)-1-+6 kadar glukosa darah uji toleransi glukosa oral, setelah dianalisis secara statistik mengikuti analisis varian satu jalan dan uji "Tukey" dengan taraf kepercayaan 95%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak air biji pare 100% b/v 30 ml/kg bobot badan menyebabkan penurunan harga LDDK yang kecil terhadap kontrol air suling, yaitu sebesar 8,48%, sedangkan suspense tolbutamida 0,50% b/v 10 ml/kg bobot badan mampu menyebabkan penurunan harga LDDK sebesar 26,38%. Penurunan harga LDDK yang disebabkan karena pemberian praperlakuan ekstrak air biji pare tersebut jika diekuivalensikan dengan penurunan harga LDDK yang disebabkan karena pemberian praperlakuan suspensi tolbutanida, hasilnya ialah bahwa ekstrak air biji pare 100% b/v 30 ml/kg bobot badan ekuivalen dengan 16,07 mg tolbutamida. Secara statistik penurunan Harga LDDK-1-+6 karena pemberian praperlakuan ekstrak air biji pare ini tidak bermakna (P>0,05). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa ekstrak air biji pare tidak menunjukkan efek hipoglikemik yang cukup berarti.

Kata Kunci : Air biji pare, Ekstrak, Hipoglikemik, Tolbutamida

  1. S1-FAR-1991-FaridahDiahSetiany-abstract.pdf  
  2. S1-FAR-1991-FaridahDiahSetiany-bibliography.pdf  
  3. S1-FAR-1991-FaridahDiahSetiany-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FAR-1991-FaridahDiahSetiany-tittle.pdf