Laporkan Masalah

Ciri - ciri demografi dan keluarga berencana pada keluarga sejahtera pada desa Sumberrejo kecamatan Tempel kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta

Sri Suharjo, Prof. Drs. Kasto, M.A.

1996 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Penelitian ini dilakukan di Desa Sumberrejo Kecamatan Tempel Kabupaten Sleman dengan judul "Ciri-ciri Demografi dan Keluarga Berencana pada Keluarga Sejahtera di Desa Sumberrejo Kecamatan Tempel Kabupaten Sleman Daerah Isti- mewa Yogyakarta". Tujuan dari penelitian ini adalah, (1) untuk mengetahui ciri-ciri demografi, pelaksanaan keluarga berencana dan tingkat kesejahteraan keluarga, (2) untuk mengetahui hubungan antara faktor demografi dengan tingkat kesejahteraan keluarga, (3) untuk mengetahui hubungan antara faktor pelaksanaan keluarga berencana dengan tingkat kesejahteraan keluarga. Sifat dari penelitian ini adalah analisis data sekunder dengan menggunakan data hasil pendataan dan pemetaan keluarga sejahtera tahun 1995. Metode penentuan daerah penelitian dilakukan secara purposive, sedang responden dipilih secara sensus. Respon- den adalah kepala keluarga pasangan usia subur. Dari sebanyak 1010 kepala keluarga terdapat 513 kepala keluarga pasangan usia subur. Analisa data yang digunakan berupa analisa tabel frekuensi tunggal, tabel silang, sedang uji statistik yang digunakan adalah uji-korelasi dan kai kuadrat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara faktor demografi dengan tingkat kesejahteraan keluarga. Keluarga dengan kepala keluarga berumur lebih tua tingkat kesejahteraan keluarganya lebih tinggi pada keluarga dengan kepala keluarga yang berumur muda. Keluarga yang jumlah jiwanya banyak mempunyai kat kesejahteraan lebih tinggi dibanding dengan keluarga yang jumlah jiwanya sedikit. Penelitian juga menemukan bahwa terdapat perbedaan tingkat kesejahteraan keluarga yang menggunakan kontrasepsi MKET dengan non MKET. Keluarga yang menggunakan kontra- sepsi MKET mempunyai tingkat kesejahteraan keluarga yang lebih tinggi dibanding dengan keluarga yang menggunakan kontrasepsi non MKET. Faktor lama keikutsertaan keluarga berencana mempunyai hubungan positip dengan tingkat kese- jahteraan keluarga. Keluarga yang telah lama mengikuti keluarga berencana tingkat kesejahteraan keluarganya lebih tinggi dibanding dengan keluarga yang belum lama mengikuti keluarga berencana. Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa faktor demografi dan keikutsertaan dalam keluarga berencana turut mempengaruhi tingkat kesejahteraan keluarga.

-

Kata Kunci : Keluarga berencana,Demografi,Keluarga Sejahtera,Tempel,Sleman,DIY

  1. S1-1996-65871-Sri_Suharjo-abstract.PDF  
  2. S1-1996-65871-Sri_Suharjo-bibliography.PDF  
  3. S1-1996-65871-Sri_Suharjo-tableofcontent.PDF  
  4. S1-1996-65871-Sri_Suharjo-title.PDF