Laporkan Masalah

Studi pengaruh proyek bangun desa I (Yogyakarta rural development project) terhadap kesejahteraan sosial ekonomi petani di desa Banjaroyo dan desa Hargotirto kabupaten Dati II Kulonprogo

Sri Rum Giyarsih, Drs. Soekadri, M.S.; Drs. Joko Christanto, M.Sc.

1993 | Skripsi | S1 PEMULIAAN TANAMAN

Proyek Bangun Desa I merupakan proyek kerjasama Pemerintah Indonesia dengan Bank Dunia (World Bank). Proyek ini merupakan proyek pertama Bank Dunia yang diusahakan untuk membantu masyarakat termiskin di pedesaan. Adapun tujuan dari proyek ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan penduduk miskin di pedesaan. Proyek Bangun Desa I merupakan proyek percontohan yang direncanakan akan dikembangkan di daerah lain sebagai model pembangunan pedesaan terpadu (integrated rural development project). Latar belakang penelitian ini adalah semakin meningkatnya perhatian pemerintah untuk mengatasi masalah kemiskinan. Adapun masalah yang terdapat di daerah penelitian adalah terjadinya pergeseran kelompok sasaran. Penelitian ini bertujuan pertama, untuk mengetahui pelaksanaan proyek di tingkat petani, dan kedua untuk mengetahui pengaruh proyek terhadap kesejahteraan sosial ekonomi petani kelompok sasaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survai. Responden dalam penelitian ini adalah kepala keluarga petani yang mendapat bantuan proyek. Daerah penelitian dipilih dua desa yang mewakili kondisi ekologis yang berbeda yakni Desa Banjaroyo dan Desa Hargotirto. Perbedaan kondisi ekologis yang dimaksudkan adalah perbedaan tingkat erosi yakni Desa Banjaroyo mempunyai tingkat erosi rendah dan Desa Hargotirto mempunyai tingkat erosi sedang. Analisa data dilakukan dengan analisa matematik, analisa statistik, analisa deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan proyek terdapat penyimpangan-penyimpanagn yakni penyimpangan dalam penentuan kelompok sasaran khususnya dalam pemberian bantuan bibit tanaman dan kredit ternak. Hasil penelitian juga menunjukkan terdapat perbedaan tingkat kesejahteraan sosial ekonomi petani antara sebelum dan sesudah ada proyek di kedua daerah penelitian. Di samping itu perbedaan kondisi ekologis di kedua daerah penelitian terbukti mempengaruhi tingkat keberhasilan proyek untuk mencapai tujuannya yaitu meningkatkan kesejahteraan sosial ekonomi petani. Terjadinya pergeseran kelompok sasaran (target group) tersebut akan menyebabkan ketidaksesuaian antara proses pelaksanaan proyek dengan tujuan awal proyek. Hal ini dapat terjadi karena lemahnya sistem monitoring (pemantauan) yang dilakukan oleh pihak penanggungjawab teknis proyek. Kalaupun sistem monitoring (pemantauan) dilakukan, maka hanya merupakan catatan angka-angka yang melaporkan kemajuan fisik proyek tanpa mengkaji proses pelaksanaan proyek di lapangan. Di samping itu kebijaksanaan pembangunan yang bersifat top down planning (dari atas ke bawah) yang diterapkan dalam Proyek Bangun Desa I akan mempengaruhi tingkat keberhasilan proyek

-

Kata Kunci : Kesejahteraan sosial ekonomi;Kesejahteraan petani,bangun desa,Kulonprogo,DIY

  1. S1-1993-3004-Sri_Rum_Giyarsih-abstract.PDF  
  2. S1-1993-3004-Sri_Rum_Giyarsih-bibliography.PDF  
  3. S1-1993-3004-Sri_Rum_Giyarsih-tableofcontent.PDF  
  4. S1-1993-3004-Sri_Rum_Giyarsih-title.PDF