Laporkan Masalah

Ciri-ciri tenaga kerja wanita di kecamatan Sedayu kabupaten Bantul

Sri Sugiyarsih, Drs. Kasto, M.A.; Drs. Ig. Sugiman

1981 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Tenaga kerja wanita di Indone sia sampai saat ini masih merupakan masalah di karenakan kesempatan kerja nampaknya tidak dapat meningkat secara proporsional un tuk dapat mengimbangi bertambahnya tenngn kerja vanito yang disebabkan oleh pertambahan penduduk lebih cepat dari pada pertembehan ekononi, diammping itu tenaga kerja wanita akan menerima perlakuan yang sama dengan tiap tenaga kerja lainnya, jadi diberikan hak-hak yang sama pula, dan karena jenis pekerjaan wanita itu berhubungan dengan ciri-ciri tenage kerja wanita, maka tujuan penelitian ini untuk mengetahui ciri-ciri tenaga kerja wanita (baik yang termasuk angkatan kerja wanita atau yang bukan angkatan kerja wanita yang berumur 10 tahun keatas) di Kecamatan Sedayu, meliputi: umur pendidikan, status perkawinan, pekerjaan, penghalan. Juga untuk mengetahui hubungan antara status perkawinan, penghasilan dan pendidikan angkatan kerja wanita dengan pekerjaan pokok angkoten kerja wanita. Metode penelitian ini menggunakan "proposive sampling". Dalam proposive pemilihan berdasar prosen tase tenaga kerja wanita tiap-tiap kalurahan merata, dan umumnya mata pencaharian penduduk sebagai petani dari persawahan yang subur dan merupakan anayarakat dan kebudayaan, cara hidup dan organisasi sosial pedesaan yang sama. Maka supaya mewakili diambil 1 pa- dukuhan yang jauh dari jelen reyn Yogya-wates, yaitu padukuhan Sungapan Kalurahan Argore jo, den 1 padukuhon yang dekat jalan raya Yogya - Wates, yaitu pedukuhan Pedes Kalurahan Argomulyo. Dalam penelitian ini responden yang dipilih adalah penduduk wanita yang berumur 10 tahun ke atas, masing-masing padukuhan diambil 150 responden secara undian jadi dari dua padukuhan sampel terdapat 300 responden. Dalam penelitian ini analisa dari hasil penelitian adalah analisa gabungan 2 padukuhan yang mewakili. Data yang dikumpulkan dalam penelitian meliputi data primer dan data sekunder. Data primer yang dikumpulkan yaitu: data demografi, keadaan sosial, penyerapan tenaga kerja wanita, sedang data sekunder meliputi data penduduk, luas daerah, letak dan batas daerah, serta keadaan daerah, yang dikumpulkan dari kantor dan Instansi yang ada hu bungannya dengan penelitian. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa se bagian besar atau 57,7 % tenaga kerja wanita terma suk angkatan kerja, dan yang paling banyak berunur 2049 tahun yaitu 74,9%, sedang yang termasuk bukan angkatan kerja vita paling banyak berumur 14 tohun kebawah karena pada nama-nama ini banyak yang seko- lah etaupun belum mempunyai tanggungan keluarge hal ini dicerminkan pada oleh banyaknya tenaga kerja yang termasuk bukan angkatan kerja berstatus belum kawin yaitu 63,8 %, sedang untuk engkenten kerja wanita 80,9 % berstatus kawin. Pendidikan Tenaga kerja wanita di Kecamatan Sedayu dapat di- katakan rendah meskipun 65,0 % tenaga kerja wanita menyatakan sekolah tetapi menunjukkan jumlah yang menyolok semakin sedikit bersamaan dengan mening- katnya tingkat pendidikto.

-

Kata Kunci : Tenaga kerja wanita,Pekerja wanita,Sedayu,Bantul,DIY

  1. S1-1981-1787-Sri_Sugiyarsih-abstract.PDF  
  2. S1-1981-1787-Sri_Sugiyarsih-bibliography.PDF  
  3. S1-1981-1787-Sri_Sugiyarsih-tableofcontent.PDF  
  4. S1-1981-1787-Sri_Sugiyarsih-title.PDF