Laporkan Masalah

Imbangan air irigasi daerah pengairan Ciberes ilir kabupaten Cirebon Jawa Barat

Sudibyakto, Drs. Soenarso Simoen; Drs. Sugeng Martopo

1981 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Penelitian ini bertujuan mempelajari timbangan air irigasi di daerah pengairan Ciberes Ilir, Kabupaten Cirebon. Tercakup didalamnya imbangan antara air yang tersedia di saluran-saluran induk Ciberes, Cigarukgak, dan Cangkuang terhadap kebutuhan air irigasi pada masing-masing daerah pengairannya. Dihitung pula imbangan antara air yang tersedia di bendung Ambit dan bendung Cangkuang terhadap kebutuhan air irigasinya. Untuk keperluan ini telah dikumpulkan data distribusi debit saluran dan debit bendung, kehilangan air selama penyaluran, perko last, dan data hujan, suhu udara, bentuk penggunaan lahan, pola pergiliran tanaman, luas daerah pengairan, skema dan tipe saluran irigasi. Metode yang digunakan untuk pengumpulan data kehilangan air selama penyaluran dengan velocity-area method', perkolasi diukur dengan lubang pengamatan, hujan dihitung dengan poligon Thiessen, evapotranspirasi dihitung dengan metode Thornthwaite, sedang data lainnya berupa data sekunder. Dalam analisanya digunakan metode analisa kuantitatif, deskriptif, dan analisa statistik. Pada daerah penelitian bendung utama pembagi air adalah bendung Ambit, dari bendung Ambit mengalir dua saluran induk yaitu saluran Ciberes dan Cigarukgak. Pada bendung Cangkuang mengalir saluran induk Cangkuang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa debit yang tersedia pada masing-masing saluran induk per setengah bulanan kurang dari 1 m3/detik, debit sebesar ini tidak mencukupi kebutuhan irigasinya. Kekurangan air terbesar dari saluran Ciberes pada bulan Juli II sebesar 31,1 1t/dt, dari saluran Cigarukgak terjadi pada bulan Nopember I sebesar 1162,8 It/dt, dan dari saluran induk Cangkuang sebesar 282,9 1t/dt pada bulan Nopember I. Pada bendung Ambit dalam bulan-bulan Desember hingga Mei terjadi kelebihan air sedang dalam bulan-bulan lainnya terjadi kekurangan air. Pada bendung Cangkuang kekurangan air terjadi dalam bulan-bulan Nopember, Juli II, sedang dalam bulan-bulan lainnya terjadi kelebihan air.

-

Kata Kunci : Imbangan air irigasi,Hidrologi,Cirebon,Jawa Barat,Kebutuhan air irigasi

  1. S1-1981-21102-Sudibyakto-abstract.pdf  
  2. S1-1981-21102-Sudibyakto-bibliography.pdf  
  3. S1-1981-21102-Sudibyakto-tableofcontent.pdf  
  4. S1-1981-21102-Sudibyakto-title.pdf