Laporkan Masalah

Pengaruh Sari Daun Sirih (Piper betle, L) Terhadap Waktu Penjendalan Darah

Muh. Zabidi, DR. Supardi Wongsosupantio, Apt

1991 | Skripsi | S1 FARMASI

Daun sirih (Piper betle, L) sering digunakan untuk obat hidung berdarah ( Jawa : mimisen ),gusi yang baru dicabut giginya, dam luka-luka. Penggunaannya terutama didasarkan pada pengalaman dan belum didasarkan pada hasil pe- nelitian yang seksama. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui pengaruh sari daun sirih terhadap waktu penjendalan darah dengan metode "Activated Partial Thromboplastin Time Test (APTT)". Penyarian daun sirih dilakukan secara maserasi, perkolasi, sokhletusi, dan infundasi, dengan penyari air, dapar fosfat, atau etanol. Untuk diujikan ke tes APTT semua sari dibuat dalam larutan dapar fosfat pH 7. Waktu APTT dengan pemberian sari daun sirih dibandingkan dengan waktu APTT normal. Penyimpangan 7 detik dari waktu APTT normal menunjukkan adanya ketidaknormalan waktu penjendalan durah, kemudian di tentukan kadar terkecilnya yang menyebabkan perpanjangan waktu APTT 7 detik tersebut. Hasil percobaan menunjukkan bahwa sari daun sirih berpengaruh memperpanjang waktu penjendalan darah secara in vitro. Sari air secara perkolasi berkemampuan lebih besar untuk memperpanjang penjendalan darah daripada sari etanol secara sokhletasi dari daun sirih kering. Maserat Cau sirih segar berkemampuan lebih besar untuk memperpanjang penjendalan darah daripada infus daun sirih kering. Perbedaan kemampuan untuk memperpanjang penjendalan darah, Pada kadar benar-benar nyata dengan keberartian uji-t. Pada kadar yang sama, 5,0 % b/v sari daun sirih kering secara sokhletasi dengan etanol menyebabkan waktu APTT sebesar 171,98 detik, sedangkan secara perkolasi dengan air menyebabkan tidak menjendalnya plasma kontrol dalam tes APTT. Uji-t terhadap dua rerata waktu APTT karena pemberian sari daun sirih segar sebagai maserat dan karena pemberian sari daun sirih kering sebagai infus pada kadar yang sama, didapat t perhitungan 9,017 pada kadar 2,5 % b/v dan t perhitungan 19,455 pada kadar 4,0 % b/v, sedangkan t(95%; 4) tabel adalah 2,571.

Kata Kunci : Daun Sirih; Darah; Piper Betle; Penjendalan

  1. S1-FAR-1991-MuhZabidi-abstract.pdf  
  2. S1-FAR-1991-MuhZabidi-bibliography.pdf  
  3. S1-FAR-1991-MuhZabidi-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FAR-1991-MuhZabidi-tittle.pdf