Laporkan Masalah

Pengaruh kolaborasi terhadap produktivitas kerja pegawai pada kantor Badan Pertanahan Nasional Provinsi Riau

SOFIAN, Ahmad, Dr. Warsito Utomo

2004 | Tesis | S2 Administrasi Negara

Pengembangan organisasi mer upakan salah satu hal yang harus dilaksanakan organisasi bila ingin terus dapat menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan organisasi yang senantiasa dapat berubah. Salah satu pondasi dasar dari pengembangan organisasi tersebut adalah pelaksanaan kolabora si. Sementara peningkatan produktivitas kerja merupakan salah satu tujuan yang ingin dicapai oleh organisasi. Berdasarkan faktor - faktor yang mempengaruhi produktivitas kerja seperti praktek manajemen, motivasi, gaya kepemimpinan dan seterusnya; serta aspek - aspek yang terkandung dalam pelaksanaan kolaborasi seperti komunikasi, proses pengambilan keputusan, motivasi dan tingkat kepercayaan, maka dapat diduga pelaksanaan kolaborasi mempunyai pengaruh terhadap produktivitas kerja. Penelitian ini bertujuan untu k mengetahui pengaruh pelaksanaan kolaborasi dengan produktivitas kerja pegawai kantor Badan Pertanahan Nasional Provinsi Riau dan signifikansi pengaruh tersebut tersebut. Sampel penelitian ini adalah pegawai kantor Badan pertanahan Nasional Provinsi Riau yang ditentukan melalui teknik rondom atas dasar kelompok, secara tidak proporsional. Pengambilan data dilakukan dengan metode kuesioner, observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Analisis data kualitatif dilakukan dengan skala likert untuk men getahui penilaian sampel terhadap pelaksanaan kolaborasi dan produktivitas kerja. Kelayakan kuisioner dan butir kuisioner diuji dengan uji validitas dan reabilitas. Pada data kuantitatif dilakukan analisis korelasi untuk mengetahui keeratan hubungan antara pelaksanaan kolaborasi dengan produktivitas kerja dan analisis regresi yang dilakukan untuk mengetahui tingkat signifikansi pengaruh antara keduanya. Dari uji validitas dan reabilitas diketahui bahwa kedua kuesioner dan tiap butir yang ada didalamnya adal ah layak. Hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dan bersifat positiv antara pelaksanaan kolaborasi dengan produktivitas kerja. Dari analisis regresi diketahui bahwa koefisien determinan menunjukkan 58,6% faktor yang me mpengaruhi produktivitas kerja dapat dijelaskan oleh pelaksanaan kolaborasi. Penelitian ini merekomendasikan agar Badan Pertanahan Nasional Provinsi Riau segera merealisasikan pelaksanaan program reward and punishmen bagi pegawainya serta lebih berupaya me mahami selera para pengguna jasa pertanahan di Provinsi Riau.

Organizational development turns into one of points that organizations should implement when they want to successfully adapt their changing organizational surround ing conditions. One of basic foundations of organizational development is to perform collaboration. Meanwhile, improved working productivity is one of objectives that organization pursue to achieve. Refer to the factor influence employer’s productivity lik e management, motivation, leadership, etc; and the aspect on collaboration like decision making process, communication process, working motivation and trust, it can be assume that the implemented of collaboration influencing employer’s productivity. The pr esent research was aimed to identify the relationship between implemented collaboration and the employers’ productivity at the Badan Pertanahan Nasional (National Service on Land Affairs) of Riau provincial office and the forms of the relationship. Sample s involved employers at the Badan Pertanahan Nasional of Riau provincial office and were selected through non - proportional stratified random sampling. Data were obtained through questionnaires, observations, interviews, documentation’s and literature studi es. Qualitative data were analyzed exploiting Likert scale to identify sample assessment on implemented collaborations and working productivity. Feasible questionnaires and its items were tested using validity and reliability tests. Quantitative data were analyzed using correlation analysis to identify relationship coherence between implemented collaboration and working productivity, while regression analysis was performed to examine the significance level of the two. The validity and reliability tests rev ealed that the two questionnaires and individual items involved were feasible. Results of correlation analysis showed that positively significant relationship between implemented collaboration and working productivity was found. Based on regression analysi s, determinant coefficients showed implemented collaboration presumably explained 58.6% of factors influencing working productivity. The present research was recommended the Badan Pertanahan Nasional of Riau provincial as soon as bring about implemented of reward and punishment program by employee, and make serious efforts to understand user desire on Riau Provincial.

Kata Kunci : Produktivitas Kerja,Kolaborasi,Pegawai BPN, Organizational Development, Implemented Collaboration, and Employer’s Productivity


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.