Laporkan Masalah

Analisis Stigma dan Hambatan Pengusaha Terhadap Kesempatan Kerja Bagi Penyandang Disabiltas: Studi Pada UMKM Binaan PT Jaminan Kredit Indonesia

Laila Wijayanti, Prof. Nurul Indarti, Sivilokonom., Cand.Merc., PhD.,

2024 | Tesis | S2 MANAJEMEN (MM) JAKARTA

Keterbatasan akses pekerjaan bagi penyandang disabilitas di pasar kerja Indonesia menjadi isu serius. Tingkat pekerjaan untuk individu penyandang disabilitas masih rendah, terutama karena mereka termasuk dalam kelompok minoritas. Peran sentral pengusaha dalam memberikan peluang pekerjaan bagi penyandang disabilitas menjadi aspek penting dalam pemecahan masalah ini. Penelitian ini difokuskan pada pengusaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). PT Jaminan Kredit Indonesia menjadi salah satu perusahaan yang berperan dalam membina pengusaha UMKM di seluruh Indonesia. Pengusaha UMKM PT Jaminan Kredit Indonesia tersebar di berbagai wilayah, memungkinkan informasi seputar stigma dan hambatan yang dihadapi oleh pengusaha terkait kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas mencerminkan realitas di setiap wilayah. Stigma dan hambatan yang dihadapi oleh pengusaha menjadi tantangan utama yang merugikan partisipasi pekerjaan penyandang disabilitas. Keputusan yang diambil oleh para pengusaha memiliki dampak terhadap kesempatan kerja penyandang disabilitas. Stigma dan hambatan pengusaha dalam mempekerjakan penyandang disabilitas perlu dianalisis lebih lanjut untuk melihat peluang kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas di Indonesia.

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi stigma yang ada pada pengusaha UMKM binaan PT Jaminan Kredit Indonesia, dilihat dari aspek stereotip, prasangka, dan diskriminasi. Selain itu, penelitian ini bertujuan menganalisis hambatan yang dihadapi oleh pengusaha terhadap kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pengumpulan data melalui metode survei dengan penyebaran kuesioner kepada 157 responden. Waktu pengumpulan data dilakukan mulai tanggal 15 Desember sampai dengan 17 Desember 2023.

Hasil survei menunjukkan bahwa analisis data deskriptif untuk stigma pengusaha masuk ke dalam kategori tinggi. Hasil perolehan pengukuran stigma pengusaha terhadap disabilitas yang tinggi menunjukkan bahwa para pengusaha cenderung memiliki sikap yang negatif, stereotip, atau prasangka terhadap penyandang disabilitas. Stigma ini dapat mengakibatkan diskriminasi dan hambatan dalam memberikan kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas. Hasil analisis data deskriptif mengenai hambatan pengusaha dalam membuka kesempatan kerja adalah pekerja penyandang disabilitas tidak memenuhi kualifikasi, seperti keterampilan dan pengalaman yang dibutuhkan, hal ini menjadi hambatan utama yang banyak dipilih. Analisis data deskriptif untuk kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas menunjukkan hasil dengan kategori rendah. Artinya, pengusaha cenderung memberikan kesempatan kerja yang terbatas atau kurang inklusif bagi penyandang disabilitas.

The limited access to employment opportunities for people with disabilities in the Indonesian job market has become a serious issue. The employment rate for individuals with disabilities remains low, primarily because they belong to a minority group. The pivotal role of entrepreneurs in providing job opportunities for people with disabilities is a crucial aspect in addressing this issue. This research specifically focuses on Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) entrepreneurs. PT Jaminan Kredit Indonesia plays a significant role in nurturing MSME entrepreneurs across Indonesia. MSME entrepreneurs affiliated with PT Jaminan Kredit Indonesia are spread across various regions, allowing information about the stigma and obstacles faced by entrepreneurs regarding employment opportunities for people with disabilities to reflect the realities in each region. The challenges faced by entrepreneurs, including stigma and obstacles, pose significant impediments to the participation of individuals with disabilities in the workforce. Decisions made by entrepreneurs have a substantial impact on the employment opportunities for people with disabilities. The stigma and obstacles faced by entrepreneurs in employing individuals with disabilities need further analysis to understand the employment prospects for people with disabilities in Indonesia.

This research aims to identify the existing stigma among MSME entrepreneurs affiliated with PT Jaminan Kredit Indonesia, focusing on aspects such as stereotypes, prejudices, and discrimination. Additionally, the study aims to analyze the obstacles faced by entrepreneurs in providing employment opportunities for people with disabilities. The research adopts a quantitative approach with a survey method, collecting data through the distribution of questionnaires to 157 respondents. Data collection took place from December 15 to December 17, 2023.

Survey results indicate that the descriptive data analysis for entrepreneur stigma falls into the high category. The high measurement results of entrepreneur stigma towards disabilities suggest that entrepreneurs tend to harbor negative attitudes, stereotypes, or prejudices against people with disabilities. This stigma can lead to discrimination and barriers in providing employment opportunities for individuals with disabilities. Descriptive data analysis regarding the obstacles faced by entrepreneurs in creating job opportunities indicates that the main barrier chosen by many is that disabled workers do not meet the qualifications required, such as necessary skills and experience. Descriptive data analysis for employment opportunities for people with disabilities shows results in the low category. This implies that entrepreneurs tend to provide limited or less inclusive job opportunities for people with disabilities.

Kata Kunci : Stigma, Hambatan Pengusaha, Kesempatan Kerja, Penyandang Disabilitas, dan Pengusaha UMKM.

  1. S2-2024-490080-abstract.pdf  
  2. S2-2024-490080-bibliography.pdf  
  3. S2-2024-490080-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2024-490080-title.pdf