Laporkan Masalah

Kelembagaan pemasaran produksi kelapa studi komparatif di dua desa kecamatan Tegalrejo kabupaten Magelang

Sulistyo Wardani, Dr. A.J. Suhardjo, M.A.

1990 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Penelitian ini dilakukan di wilayah Kecamatan Tegalrejo, Kabupaten Magelang. Penelitian studi komparatit kelembagaan penasaran produksi kelapa. dalam hal ini dipilih dua desa berdasarkan perbedaan aksesibilitas serta jumlah produksi kelapa yang dihasilkan. Mendasarkan pada hal ini, telah dipilih Desa Tegalrejo sebagai desa yang aksesibilitasnya tinggi dan Desa Girirejo sebagai desa yang aksesibilitasnya rendah. Perbedaan aksesibilitas di dua desa ini telah mempengaruhi petani dalam cara memasarkan produksi kelapa. Berdasarkan kenyataan-kenyataan di atas, maka tujuan penelitian ini diarahkan untuk mengetahui, perbedaan kelembagaan pemasaran antara dua desa yang berbeda aksesibilitasnya yakni dalam jenis produksi yang dihasilkan, cara penjualan dan cara pembayaran Produksi kelapanya. Untuk mencapai tujuan tersebut telah disusun beberapa pertanyaan penelitian yaitu bagaimanakah aturan-aturan antara penjual dan pembeli dalam jenis produksi kelapa yang dijual, cara mereka menjual produksi kelapa dan melakukan pembayarannya. Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, dibutuhkan data yang diambil dengan cara mewawancarai sejumlah responden, pedagang perantara dan pengurus KUD. Untuk keperluan ini dipilih 50 responden dari masing-masing desa secara acak ditambah 4 pedagang perantara dan 3 orang pengurus KUD. Responden adalah Kepala Keluarga yang mengusahakan tanaman kelapa. Jadi jumlah sampel seluruhnya ada 100. Data yang didapat dianalisa secara kualitatif maupun kuantitatif dengan menggunakan tabel silang dan tabel frekuensi. Dari hasil penelitian diketahui bahwa ternyata yang aksesibilitasnya tinggi sebagian besar responden mempunyai jenis produksi ialah kelapa butiran saja yaitu sebesar 82 persen, penjualannya, ke pasar sebesar 92 persen meliputi penjualan pada pedagang bebas saja sebesar 66 persen dan penjualan selain pada pedagang bebas juga konsumen sebesar 20 persen dan semua responden menerima pembayaran secara kontan. Untuk desa yang aksesibilitas rendah sebagian besar responden mempunyai jenis produksi yaitu kelapa butiran 56 persen dengan pembayaran tidak kontan sebesar 82 persen dan semua responden menjaul produksi kelapanya di rumah yaitu pada pedagang dari perantara dalam desa.

-

Kata Kunci : Pemasaran produksi kelapa,Tegalrejo,Magelang,Jawa Tengah

  1. S1-1990-2544-Sulistyo_Wardani-abstract.PDF  
  2. S1-1990-2544-Sulistyo_Wardani-bibliography.PDF  
  3. S1-1990-2544-Sulistyo_Wardani-tableofcontent.PDF  
  4. S1-1990-2544-Sulistyo_Wardani-title.PDF