Keadaan sosial ekonomi penduduk yang tergusur perluasan taman wisata candi Prambanan di desa Tlogo kecamatan Prambanan kabupaten Klaten
Suratman, Dr. A.J. Suhardjo, M.A.
1989 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGANPenelitian ini dilaksanakan di lima pedukuhan di daerah perluasan taman wisata Candi Prambanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keadaan sosial ekonomi penduduk yang terkena/ tergusur perluasan taman wisata Candi Prambanan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survai. Responden yang diwawancarai adalah kepala keluarga atau kepala keluarga bekas pemilik lahan pertanian yang berubah bentuk penggunaannya menjadi lahan non pertanian. Jumlah responden 150 kepala keluarga dan dipilih secara "random sampling". Metode analisis data yang digunakan adalah metode frekuensi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perubahan luas dan perubahan bentuk penggunaan lahan pertanian menjadi lahan non pertanian menyebar di lima pe dukuhan sampel penelitian di wilayah desa Tlogo. Perubahan bentuk penggunaan lahan pertanian menjadi lahan non pertanian di desa penelitian digunakan untuk taman wisata, perumahan, bangunan kantor, sekolahan yang telah diperuntukan dan lain-lain. Penggunaan lahan non pertanian yang paling luas digunakan untuk taman wisata. Fengaruh perubahan penggunaan lahan pertanian menjadi lahan non pertanian terhadap sosial ekonomi penduduk yang tergusur tidak begitu besar, karena hanya 8,67 % saja dari seluruh kepala keluarga di lima pe dukuhan sampel penelitian yang berubah jenis mata pencahariannya, yaitu dari sektor pertanian ke sektor non pertanian. Hal ini disebabkan karena adanya perluasan taman wisata Candi Prambanan, sehingga kepala keluarga yang bekerja di sektor pertanian di daerah penelitian sebagian besar tidak berubah jenis mata pencahariannya.
-
Kata Kunci : Geografi ekonomi;Ekonomi penduduk, Klaten,Jawa Tengah